KUNINGAN (MASS) – Jalan Raya Siliwangi yang masuk ke wilayah Kelurahan Cijoho, catatkan peristiwa tragis pada Jumat (24/4/2026) dini hari. Sebuah kecelakaan maut yang melibatkan sepeda motor Yamaha Nmax dan satu kendaraan misterius telah merenggut nyawa dua pengemudi yang berboncengan.
Peristiwa memilukan ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 03.30 WIB. Kabar mengenai kecelakaan tersebut baru sampai ke telinga pihak kepolisian sekitar pukul 04.00 WIB setelah sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi memberikan laporan terkait adanya pemotor yang terkapar di aspal.
Kasat Lantas Polres Kuningan AKP Aktuin Moniharapon melalui Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Kuningan, IPTU Sri Martini, menjelaskan kecelakaan ini melibatkan sepeda motor Yamaha Nmax bernomor polisi E-4854-YBP. Motor tersebut diketahui berbenturan keras dengan sebuah kendaraan lain yang hingga saat ini identitasnya masih belum diketahui karena diduga melarikan diri.
“Kecelakaan terjadi antara kendaraan yang masih dalam penyelidikan dengan sepeda motor Yamaha Nmax yang datang dari arah berlawanan. Akibat benturan tersebut, pengendara dan penumpang sepeda motor terjatuh dan membentur aspal hingga meninggal dunia,” ujar IPTU Sri Martini kepada kuninganmass.com Jumat (24/4/2026).
Identitas kedua korban telah dikonfirmasi oleh pihak kepolisian. Korban pertama berinisial VPS (25), seorang pemuda asal Desa Cisantana, Kecamatan Cigugur. Sementara korban kedua adalah AMN (29), warga Kelurahan Awirarangan, Kecamatan Kuningan. Keduanya merupakan warga lokal yang sedang melintas di jalur protokol tersebut.
“Kedua korban mengalami luka serius di bagian kepala, kemudian meninggal dunia dan langsung dibawa ke RSUD 45 Kuningan,” jelasnya.
Saat ini, Sat Lantas Polres Kuningan masih bekerja ekstra untuk mengungkap siapa lawan tabrakan motor korban. Petugas sedang mengumpulkan bukti-bukti di lapangan, termasuk mencari saksi mata dan kemungkinan adanya rekaman kamera pengawas (CCTV) di sepanjang Jalan Siliwangi yang bisa memberikan petunjuk.
“Saat ini kasus masih dalam tahap penyelidikan. Kami masih melakukan pendalaman untuk mengetahui identitas kendaraan yang terlibat serta penyebab pasti kecelakaan,” tegasnya.
Kejadian ini jadi pengingat pahit bagi para pengguna jalan, pihak kepolisian tak bosan-bosannya mengimbau agar masyarakat selalu menggunakan helm standar dan menjaga kecepatan, terutama saat berkendara pada jam-jam rawan antara tengah malam hingga menjelang subuh.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan seperti helm, serta menjaga kecepatan kendaraan. Kewaspadaan sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan, apalagi pada jam-jam rawan,” pungkasnya. (raqib)