Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Nur Cahya, Wakil Ketua Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) DPC Kuningan.

Netizen Mass

Pernyataan Sikap PERMAHI Kuningan atas Kematian Siswa di Maluku Tenggara

KUNINGAN (MASS) – Bulan suci ramadhan hadir setiap tahun sebagai tamu istimewa dengan membawa ketenangan, kedamaian dan mengajarkan untuk arti penting tentang kesabaran. Namun di bulan yang penuh ampunan ini kita sebagai manusia diberikan pilihan antara bersikap aktif atau pasif ketika ada orang tua yang merasakan kepergian seorang anak nya dengan kekerasan yang melampaui batas kewajaran oleh oknum aparat penegak hukum.

Aparat penegak hukum ini seharusnya menjadi pelindung masyarakat sipil terutama bagi seorang anak-anak dibawah umur yang secara khusus diatur oleh negara dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo. Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 jo. Undang-Undang 17 tahun 2016 bahwa negara dengan tegas bertanggung jawab memberikan perlindungan dari kekerasan terhadap anak.

Pada tanggal 19 Februari 2026, di kota Tual, Maluku Tenggara terjadi peristiwa yang mengakibatkan meninggalnya seorang anak dibawah umur yang merupakan pelajar dari MTsN Maluku Tenggara. Korban berinisial AT yang berusia 14 tahun dan tergolong sebagai anak-anak. Menurut informasi yang beredar di dunia maya, korban mendapatkan penganiayaan oleh oknum kepolisian yang memukul menggunakan helm tepat pada kepala korban hingga terjatuh dan menyebabkan kematian.

Berdasarkan hukum yang berlaku di Indonesia, peristiwa yang amat tragis ini telah melanggar beberapa peraturan yang terdapat pada Undang – undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak jo. undang-undang nomor 35 tahun 2014. Dalam pasal 76c dijelaskan larangan melakukan kekerasan pada anak. Dalam pasal 80 ayat (3) ditegaskan mengenai kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan kematian. Kitab Undang-Undang Hukum pidana juga mengatur mengenai penganiayaan yang menyebabkan kematian yang tercantum dalam pasal 466 ayat (3). Dalam pasal 474 ayat (3) juga mengatur mengenai kealpaan yang menyebabkan orang lain meninggal dunia.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Peraturan Pemerintah No.3 tahun 2003 tentang Pelaksanaan Teknis Institusional Peradilan Umum bagi Kepolisian Negara Republik Indoneisa mengatur bahwa anggota kepolisian yang melanggar hukum diadili di peradilan umum seperti masyarakat sipil pada umumnya. Perilaku anggota kepolisian juga diatur dalam Peraturan Kepolisian No. 7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi dan Komisi Kode Etik Polri.

Berdasarkan peristiwa yang telah dialami oleh alm. AT, maka kami PERMAHI Kuningan berpandangan bahwa seyogyanya ini merupakan hal yang tidak dapat dibenarkan atas tindakan oknum aparat yang bersifat melanggar hukum dan norma sosial yang mengakibatkan hilang nya nyawa seorang anak harapan penerus bangsa indonesia.

Kami PERMAHI Kuningan menyatakan sikap mengecam dan mengutuk keras tindakan represifitas oknum kepolisian. Kami juga mendorong agar pelaku kekerasan tersebut untuk dapat diadili sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dengan sanksi yang seberat berat nya dengan dikaitkan dengan asas lex specialis derogat legi generalis dan patut diduga memenuhi unsur kesengajaan dalam melakukan perbuatan tersebut karena pelaku seharusnya sudah dapat memperkirakan sesuatu yang akan dilakukan. Kami juga menyampaikan duka mendalam atas peristiwa ini dan mendesak proses persidangan dilakukan secara transparan dan publik dapat mengawalnya.

Oleh: Nur Cahya, Wakil Ketua Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) DPC Kuningan

Advertisement. Scroll to continue reading.
Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

You May Also Like

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Siswa SMK Muhammadiyah, SMK Karnas dan SMKN 3 Kuningan yang harusnya pulang ke rumah, justru dilaporkan masuk IGD RS Sekar Kamulyan...

Inspirasi

KUNINGAN (MASS) – Momen unik sekaligus haru, terjadi saat pembagian raport siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kuningan, Rabu (24/12/2025) pagi ini....

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Darma, Kecamatan Darma, Kabupaten Kuningan berjalan lancar dan mendapat sambutan...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Uang sebesar Rp 70ribu, tentu berbeda nilainya bagi setiap orang. Ada yang mungkin menganggapnya sangat kecil, sedang-sedang saja, namun ada juga...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Polemik kelebihan kuota siswa di beberapa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Kuningan menjadi perhatian orang tua siswa khususnya yang terdampak pendistribusian....

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Fenomena Guru dikriminalisasi karena mendisiplinkan siswa, serta datangnya Tahun Ajaran Baru 2025/2026 mendapat perhatian dari Akademisi Hukum Kuningan Prof. Dr. Suwari...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Menanggapi konsep tabungan sekolah siswa, Direktur Al-Fattah Institute, H Aik Iksan Anshori, selaku akademisi sekaligus pengelola Daycare, TKIT dan SDIT Al-Fattah...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Peristiwa kehilangan uang tabungan siswa terjadi di SD Negeri 2 Kuningan sempat membuat geger terutama bagi orang tua siswa. Pasalnya, uang...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Larangan membawa handphone (HP) ke sekolah bagi siswa mendapat dukungan dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kuningan Izzatun Nawawi. Menurutnya...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Larangan siswa membawa HP ke sekolah terus menuai pro dan kontra dari berbagai kalangan. Sarip, Mahasiswa STAI Kuningan sekaligus kader Himpunan...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Larangan siswa membawa handphone (HP) ke sekolah terus mendapatkan tanggapan dari masyarakat. Salah satunya datang dari Sutiana, driver ojek online yang...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Kebijakan jam malam pelajar yang mulai diberlakukan di berbagai wilayah Jawa Barat, termasuk Kabupaten Kuningan, menuai berbagai tanggapan. Meski secara prinsip...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan baru saja mengeluarkan surat berisi larangan pelajar membawa HP ke sekolah. Surat itu, ditujukan Disdikbud...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Program “Pagiku Cerahku” mulai berjalan di sekolah-sekolah di Kabupaten Kuningan. Salah satu sekolah yang telah menerapkan program tersebut adalah SDN 1...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Gelombang pertama program pembinaan karakter di barak Militer, bertempak di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kuningan. Ada 35...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Kabupaten Kuningan siap mengikuti program Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Puluhan siswa di Kuningan bakal dimasukan ke barak militer. Ada sekitar...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Sebelum ramainya video dugaan tawuran dengan senjata tajam di Jalan Kyai Eyang Hasan Maolani atau yang lebih familiar disebut Jalan Baru...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Intensitas hujan yang sangat lebat disertasi angin kencang mengakibatkan pohon aren tumbang Desa Cihaur, Kecamatan Ciawigebang. Bahkan, akibat pohon tumbang itu...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Kepala Madrasah Tsanawiyah (MTs)  Saleh Suhana Setiamiharja, memberikan klarifikasi dan tanggapan terkait insiden yang menimpa salah satu siswanya, F, yang meninggal...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Ujian Nasional (UN) mau balik lagi? Serius? Seketika, memori masa SMA saya loncat ke masa lalu. Saya masih ingat betul, malam...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat Terpilih, yang berkoordinasi dengan Pemprov Jabar dan mengintruksikan seluruh sekolah tak boleh tahan ijazah siswa, kembali...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Dinas Perhubungan Kabupaten Kuningan menegaskan bahwa pengelolaan parkir yang menyasar siswa, prakteknya sudah menjalar dimana-mana. Dan ternyata, sejauh ini pengelolaan parkir...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Kebijakan Dinas Pehubungan Kabupaten Kuningan untuk menyentuh perparkiran siswa di sekolah, Gerakan Parkir Daerah (GAPARDA) ditanggapi serius oleh tokoh sekaligus pemerhati...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Fenomena siswa membawa kendaraan bermotor di sekolah, kemudian ditarif, ternyata cukup banyak. Namun yang membuat kaget, belakanhgam muncul juga narasi yang...

Kesehatan

KUNINGAN (MASS) – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) baru saja melaunching Sekolah Adhi Rajasa, Sekolah Lansia (SKL) pertama di Kabupaten Kuningan, Rabu...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Semua pemimpin peradaban adalah mereka yang menguasai  ilmu pengetahuan atau lebih dikenal pendidikan. Membangun konstruksi pendidikan di suatu negara tanpa pamrih...