Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Netizen Mass

Peran Strategis Mahasiswa Dalam Proses Transisi Kepemimpinan Kabupaten Kuningan

KUNINGAN (MASS) – Seseorang yang sudah mengenyam bangku perkuliahan atau sekolah tinggi ialah mahasiswa. Sekelompok orang yang diberikan previllage yang istimewa yang tidak dimiliki oleh kebanyakan orang Indonesia pada umumnya. Peran yang sangat strategis harus diperankan dengan baik oleh seorang mahasiswa dalam proses transisi kepemimpinan di Kabupaten Kuningan. Aspek-aspek yang sekiranya dapat dijalankan oleh mahasiswa yang memiliki peranan penting dalam proses berkehidupan khususnya pada proses transisi ini perpindahan kepemimpinan ini.

Mahasiswa dapat berperan untuk mengawasi jalannya proses penyelenggaraan pergantian kepemimpinan dengan seksama, agar dapat berjalan dengan transparan, jujur dan adil. Seorang mahasiswa harus bisa cermat serta bijak dalam melihat proses ini sebagai suatu hal yang krusial dan berdampak luas terhadap berbagai sektor berkehidupan, termasuk sektor perekonomian, sosial dan lainnya. Karena setidaknya yang akan terpilih kemudian adalah seseorang yang akan mengambil peran utama di kabupaten kuningan.

Mahasiswa sebagai guardian of value juga memiliki peran agar sebisa mungkin asas-asas dalam penyelenggaraan pemilu ini berjalan dengan baik. Mengkritisi kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh penyelenggara yang tidak sesuai dengan ketentuan yang ada merupakan salah satu Langkah konkret yang bisa dilakukan.

Selain itu kita ketahui bersama bahwasanya system demokrasi itu tidak akan baik dan maksimal diterapkan manakala mayoritas masyarakat di suatu wilayah pemilihan tersebut masih belum melek politik, sehingga output dari hasil proses tersebut tidaklah maksimal. Oleh karenanya, peran penting mahasiswa disini adalah untuk bisa menjadi agen Pendidikan politik bagi masyarakat Kuningan. Sehingga masyarakat Kuningan dapat memilah dan memilih sosok yang tepat untuk menjadi sosok pembawa kemajuan dan perubahan kuningan ke arah yang lebih baik lagi.

Peran partisipasi aktif dari mahasiswa juga harus terus di kembangkan terutama dalam pemberian persfektif dan gagasan baru untuk bisa menghidupkan berbagai forum-forum diskusi, seminar, debat public atau kampanye. Sehingga Ketika forum-forum tersebut terisi oleh ide dan gagasan kekinian yang akan memberi pandangan lebih luas baik bagi calon pemimpinnya maupun warga masyarakat yang akan menjadi pemilih. Yang memang disini prinsip the power of majority sangat terbukti dan oleh karenanya lagi-lagi, kecerdasan suatu masyarakat di wilayah nya tersebut amat lah penting dan menentukan berbagai langkah hebat kedepannya.

Aksi dan kolaborasi sang mahasiswa sangatlah penting, tindak tanduk dan berbagai arah gerak kebaikan nya harus terus ada dan meluas, bahkan berkolaborasi dengan berbagai organisasi dan Lembaga lain guna memperluas keterjangkauan edukasi politik kepada masyarakat. Membantu mensosialisasikan kampanye anti politik uang (Money Politic), menghindari politik identitas dan menegaskan keharusan tahapan persiapan dan penyelenggaraan berjalan dengan baik sesuai dengan asas pemilu yaitu Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur dan Adil.

Seorang mahasiswa juga tentunya memiliki disiplin ilmu nya masing-masing yang berbeda satu sama lain. Sumbangan gagasan dan pemikiran dari berbagai persfektif keilmuan untuk kemajuan suatu daerah merupakan suatu hal yang mahal. Akan sangat kaya dengan ide dan gagasan manakala berbgai persfektif dari mahasiswa tersebut dapat diakomodir dan dijadikan sebuah referensi bagi pemerintah daerah dalam penyususnan kebijakan kedepan.

Dengan beberapa rangkaian peran yang bisa dilakukan oleh mahasiswa tersebut, menjadikan mahasiswa tidak lagi hanya menjadi pengamat pasif namun akan bisa menjadi aktor penggerak peradaban di kuningan atau di wilayah lainnya. Mahaiswa juga diharapkan dapat melakukan advokasi dan menumbuhkan Gerakan-gerakan sosial yang menjadi isu permasalahan yang nyata yang harus menjdi perhatian dari para calon pemimpin nanti, termasuk Isue lingkungan, kesejahteraan, Pendidikan sampai kesehtan.

Disisi lain, transisi kepemimpinan bupati kuningan ini harus menjadi bahan evaluasi dan refleksi yang optimal. Yang pastinya seluruh rakyat kuningan memiliki tujuan dan harpan yang terbaik yang di amanahkan kepada siapapun yang kelak nantinya akan terpilih menjadi bupati kuningan. Setiap pemimpin tentunya memiliki kecenderungan tersendiri untuk bisa banyak mengarahkan kebijakan-kebijakan nya terhadap salah satu bidang. Lalu mau dibawa kemana kira nya arah gerak kuningan 5 tahun kedepan ?. jiwa jiwa kritis seperti ini yang sejatinya dimiliki oleh setiap anak muda maupun mahasiswa.

Kabupaten kuningan merupakan suatu daerah yang berada di tatar sunda, tepatnya di provinsi Jawa Barat. Memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan mulai dari sector pariwisata, budaya, historis, pertanian dan kehutanan, industry kreatif/UMKM, Pendidikan dan riset dan yang lainnya.

Pariwisata alam yang memukau sudah pasti menjadi sector unggulan utama yang perlu terus dikembangkan, dimana keindahan dan panorama alam yang ciamik menjadi daya Tarik para turis lokal maupun nasional. Salah satunya ialah atap jawa barat yakni Gunung Ciremai, gunung tertinggi di jawa barat yang menjadi destinasi yang amat popular di kuningan yang dikelola oleh Taman Nasional Gunung Ciremai yang menawarkan keindahan alam dan keanekaragaman hayati yang menarik bagi para wisatawan.

Selain itu kuningan memiliki sejarah dan budaya yang tak boleh dilupakan salah satunya yaitu situs purbakala cipari, situs sumur tujuh cibulan, situs birit dayeuh, situs lingga, situs van beck, Gedung perundingan linggarjati, dan banyak lagi yang lainnya. Peninggalan sejarah dan budaya tersebut harus untuk dilestarikan dan dijaga agar dapat dikembangkan dan menjadi wisata edukasi sejarah bagi para penerus anak cucu kita kelak.

Komoditas yang menjadi prioritas yang perlu dikembangkan dan menjadi pekerjaan mayoritas warga kuningan yaitu di sector pertanian dan perkebunan. Pertanian merupakan bidang usaha paling vital yang harus dipertahankan, dimana dewasa ini tak jarang banyak lahan pertanian yang mengalami kekeringan sehingga masa panen petani yang biasanya 3 kali panen setahun, saat ini hanya dapat 1-2 kali dalam setahun. Ini merupakan hal yang harus terus di evaluasi dan terus ditingkatkan kedepannya.

Itulah beberapa potensi yang sekiranya dapat menjadi isu-isu sentral di kabupaten Kuningan. Potensi-potensi tersebut melalui perencanaan yang baik serta matang dan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, juga sektor swasta, Kabupaten Kuningan dapat mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan peningkatan kualitas hidup masyarakatnya.

Penulis : Muhammad Ragil Ar-Raqiib (Aktivis Muda Kuningan)

Advertisement

Berita Terbaru

Trending

You May Also Like

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Peristiwa sederhana berubah menjadi situasi darurat ketika sebuah cincin titanium yang tak kunjung lepas justru mengancam kesehatan jari seorang pelajar asal...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Komisi IV DPRD Kabupaten Kuningan memanggil Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kuningan U Kusman S Sos M Si, Senin (6/4/2026) pagi ini....

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Kebakaran melanda peternakan milik salah satu orang terkaya di Kuniongan, H Dudung, yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman No.125 Kelurahan Winduhaji,...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Setelah lewat momen Lebaran, harga-harga bahan pokok alias sembako di pasaran terpantau mulai mengalami penurunan kembali. Seperti yang terpotret pada hari...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Liburan Ramadhan dan Idul Fitri telah selesai. Para santri kembali ke pondok untuk mengikuti proses pendidikan dan pembinaan. Pun, dengan Pondok...

Nasional

SOLO (MASS) – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Laskar Gibran secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan kepada Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Jawa Barat...

Olahraga

KUNINGAN (MASS) – Persiapan matang terus dilakukan oleh Pesik Kuningan menjelang bergulirnya kompetisi Liga 4 Seri Nasional pada akhir bulan April ini. Sebagai bagian...

Headline

KUNINGAN (MASS) – BPBD Kuningan bersama aparat desa dan masyarakat melakukan pembersihan material longsor yang menimpa tembok rumah dan halaman warga di Dusun Karang...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Fakultas Farmasi Kesehatan dan Sains UM kuningan (PK IMM FFKS) baru saja menyelenggarakan Musyawarah Komisariat (Musykom)...

Nasional

KUNINGAN (MASS) – Gedung Sjahrir direncanakan akan segera dilakukan revitalisasi. Janji itu disampaikan langsung Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, saat berkunjung ke Kabupaten Kuningan,...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Pasca viralnya luapan air di Jalan Raya Sindangagung – Kertayasa Kecamatan Sindangagung, pihak Kecamatan bersama Pemdes Kertayasa dan warga sekitar segera...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Pasca sholat Jumat di Masjid As-Safiri, Dusun Parenca Kulon, Desa Kertawangunan Kecamatan Sindangagun, ratusan nasi kotak dibagikan, Jumat (3/4/2026). Jamaah yang...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan menjelaskan alasan kenapa pegawai P3K yang ikut seleksi BCKS (Bakal Calon Kepala Sekolah), pada...

Hukum

KUNINGAN (MASS) – Wajah baru kepemimpinan Kejaksaan Negeri Kabupaten Kuningan dituntut untuk lebih punya nyali, alias lebih berani. Tuntutan itu salah satunya datang dari...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Sebuah insiden kecelakaan terjadi di kawasan Linggamekar, Kecamatan Cilimus, tepatnya di sekitar lingkungan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Cisabuk pada Rabu (1/4/2026). Peristiwa...

Hukum

KUNINGAN (MASS) – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Teras Pendopo Kabupaten Kuningan pada Rabu malam (1/4/2026). Pemerintah Kabupaten Kuningan menggelar acara serah terima...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Warung kopi di Jalan Raya Syeh Manglayang, Desa Kadugede, mendadak berubah tegang pada Kamis malam (2/4/2026). Sang pemilik warung, Gilbert (45)...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Seleksi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan, berpolemik karena menganggap tak akomodir calon...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Kegiatan Halal Bihalal yang digelar oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kramatmulya di Aula Bale Desa Cikaso, Kamis (2/4/2026), tidak...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI yang merekomendasikan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan mengganti rugi penggunaan anggaran tahun 2024-2025,...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Harga daging sapi terpantau menurun hari ini di pasaran, Kamis (2/4/2026). Meski turun, harga daging sapi masih di angka Rp 140...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Hampir dua tahun sejak proses pembebasan lahan untuk proyek Jalan Lingkar Timur Selatan (JLTS), area yang berada di Desa Windujanten, Kecamatan...

Olahraga

KUNINGAN (MASS) – Jelang bergulirnya kompetisi kasta keempat sepak bola Indonesia, Liga 4 Seri Nasional, tim berjuluk Laskar Ciremai ini dipastikan akan menambah kekuatan...

Pendidikan

KUNINGAN (MASS) – Suasana penuh kehangatan dan canda tawa menyelimuti Alkenzi Convention Mayang Catering, Ciporang, pada Rabu (1/4/2026). Puluhan pensiunan guru dan kepala sekolah...

Kesehatan

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Kabupaten Kuningan terus berupaya meningkatkan transparansi dan efektivitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Salah satu langkah strategis yang dilakukan...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah RI secara resmi mengintruksikan ASN untuk bekerja WFH selama sehari dalam sepekan, yakni hari Jumat. Bahkan, swasta juga dianjurkan ada...