Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Government

Penjualan Menurun, Promosikan Produk UMKM di Destinasi Wisata

KUNINGAN (MASS)- Berbagai terobosan terus dilakukan  oleh pemerintah   untuk mendorong daya saing  dan pangsa pasar produk UMKM.

Seperti pada Minggu (25/10/2020) sebanyak 40 UMKM mengikuti kegiatan promosi produk usaha Mikro di destinasi wisata. Untuk yang pertama adalah destinasi wisata Waduk Darma.

Acara dibuka oleh  Bupati Kuningan H Acep Purnama. Hadir juga Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Kuningan Ir Bunbun Budhdiyasa.

Selain itu Camat Darma Eko Yuyud Mahendra, Kapolsek Darma, Danramil Darma, Direktur Perumda Aneka Usaha Kuningan Dr Nana Setiana.

Pemerintah melakukamn kegiatan ini karena  ingin melakukan pemulihan ekonomi di sektor UMKM. Sebab, akibat pendemi penjualan mereka anjlok.

Dalam kesempatan ini, Bupati Kuningan menyampaikan, salah satu permasalahan dari perkembangan UMKM yakni lemahnya strategi pemasaran.

“Sektor ini perlu didorong oleh sebuah kerjasama dengan dengan berbagai pihak dalam pemasaran produk bagi pelaku UMKM ataupun dengan melakukan berbagai promosi-promosi, dengan demikian daya saing dan pemasaran produk UMKM dapat meningkat,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan, banyak produk-produk Kuningan yang pemasarannya sudah nasional, bahkan internasional.

Produk-produk tersebut diantaranya adalah tape, opak ketan, emping. Selain itu, produk Kuningan yang bisa ditonjolkan adalah produk-produk UKM yang mengelola makanan dari kopi.

Menurutnya, Kuningan merupakan salah satu abupaten yang mampu memproduksi kopi cukup baik dan memmpunyai ciri khas.

“Saya ucapkan terimakasih atas perkembangan dan kemajuan kemajuan dari seluruh pelaku usaha,” ujarnya.

Mudah-mudahan tahun kedepannya penataan lokasi wisata akan berjalan. Sejalan itu pula, semua dinas UKM akan melakukan bimbingan agar adanya terobosan-terobosan baru yang selalu ditekankan, khususnya dari sisi kebersihan, kesehatan, cita rasa dan kemasan.

Dari pantauan kehadiran  40 produk itu mendaptaan respons yang baik para pengunjung. Mereka merasa terbantu adanya kegiatan ini.

“Kan biasanya kalau berkunjung selalu ingin oleh-oleh dan souvenir. Selain lebih mudah juga wisatawan tidak perlu singgah, satu titik semua ada,” ujar Een salah seoerang pengunjung. (agus)

Advertisement. Scroll to continue reading.

Advertisement
Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Advertisement