Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Government

Pasar Murah CFD Diserbu, Bupati Janji Akan Digelar di 32 Kecamatan

KUNINGAN (Mass)- Respons warga Kuningan terhadap kegiatan Pasar Murah Car Free Day (PMCFD) sangat luar biasa. Ini terbukti ketika program ini di lauching pada CFD Minggu (14/5/21017) di Taman Pandapa Kuningan warga langsung menyerbu.

Mereka langsung membeli  beras, gula pasir, tepung, telor, minyak goreng, daging dan gas elpiji 3 kg, 5,5 kg dan 12 kg. Bagi warga barang ini sangat penting karena untuk stok menjelang bulan puasa.

Waktu tiga jam (06.00-09.00) benar-berna dimanfaatkan oleh warga. Meski begitu panitia yang merupakan Bagian Perekonomi Setda Kuningan membatasi penjualan agar semua warga terbagi.

“Ini untuk membantu warga menjelang puasa. Harga yang kita jual memang sangat murah. Diharapkan dengan adanya pasar murah makan tidak ada lonjakan harga karena bahan sembako terpenuhi,” ucap Kabag Ekonomi Setda Kuningan U Kusmana MSi kepada kuninganmass.com.

Mantan Kabag Umum ini berjanji kegiatan akan terus digelar selama ada ada kegiatan CFD berlangsung di Kuningan. Bagi masyarakat tinggal datang dan waktunya dari jam 06.00-09.00.

Selain itu, agar ada azas keadilan maka pasar murah akah digelar di 32 kecamatan. Namun, pihaknya akan berkoordinasi dulu mengenai kesiapan dengan pihak kecamatan.

Diterangkan, kalau digelar di kecamatan mereka tidak perlu ke kota. Pihaknya ingin warga Kuningan merasakan program pasar murah ini.

“Kami ucapkan syukur Alhamdulillah dan terimakasih yang sebesar-besarnya. Kegiatan ini terlaksana atas kerjasama Pemerintah Daerah Kuningan dengan partisipasi aktif kemitraan Bagian Perekonomian Setda, yaitu Bank Indonesia Wilayah 3 Cirebon, Bulog Kasubdivre Wilayah 3 Cirebon, bank bjb  Cabang Kuningan, Pertamina dan Hiswana Migas,.” Jelas pria yang kerap dipanggil Boy itu.

Bupati Acep Purnama tampak sumringah melihat warga senang dengan adanya kegiatan ini. Pasalnya, kewajiban pemerintah menyediakan sembako dengan harga murah.

“Bagi yang ada di kecamatan jangan khawatir kami juga akan menggelar ditiap kecamatan. Kami ingin semua merasakan sembako murah. Dengan begini tidak istilah harga munggahan ketika menjelang puasa,” ucap Acep.

Terpisah, Rusmini salah seorang warga mengaku, ikut terbantu adanya pasar murah. Pasalnya, menjelanga puasa harga selalu naik dengan alasan harga munggahan.

“Terimakasih pa bupati. Alhamdulilah kalau mau digelar setiap CFD, pasti semua senang,” jelas ibu dua anak ini. (agus)

Advertisement
Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Advertisement