Macet, Kuningan-Cirebon Butuh 4 Jam

KUNINGAN (Mass) – Dalam 2 hari ini jalanan di Kabupaten Kuningan dan Cirebon mengalami kemacetan. Pengendara mobil yang bertolak dari Kuningan terpaksa harus menempuh antara 3 sampai 4 jam agar bisa sampai ke Cirebon.

Pantauan kuninganmass.com Rabu (28/6) kemacetan terjadi sejak pagi sampai siang. Kendati menjelang sore mulai menurun namun padat merayap masih terjadi. Jalan baru Sampora-Panawuan-Japara pun menjadi cukup padat.

“Tadi dari Kuningan ke Cilimus saja 2 jam. Belum ke Cirebon,” ujar Esi (31), warga Kuningan yang tengah di perjalanan menggunakan kendaraan pribadi itu.

Titik kemacetan paling parah terlihat di Cirendang sampai Jalaksana. Mulai mengendor ketika masuk daerah Manis. Namun ketika masuk kawasan wisata di Bandorasa, Sangkanurip, Linggarjati dan Cilimus, volume kendaraan naik kembali.

Kendaraan yang melaju dari Kuningan ternyata tidak bisa masuk ke jalan baru lewat jalan padamenak. Ini karena dikhawatirkan terjadi penumpukan di jalan tersebut dengan padatnya kendaraan yang melaju dari arah Cirebon lewat jalur yang sama.

“Tadi kita gak masuk Padamenak. Karena memang kendaraan dari arah Cirebon sangat padat. Terpaksa kita merayap di jalur utama,” kata Feri, pengenudi Toyota Rush.

Khusus pengendara sepeda motor tidak terlalu lama menempuh waktu untuk bisa sampai tujuan. Mereka bisa menyelinap lewat celah antar mobil atau melaju di jalur kiri. Bahkan sebagian yang tahu medan mereka memilih jalur desa, tidak menggunakan jalur utama Kuningan-Cirebon.

“Dari Kuningan saya masuk Kedungarum, Padarek, lalu ke Cikaso, Nanggerang, Ciniru Jalaksana, dan masuk jalan baru Sampora-Panawuan-Japara. 1 jam juga sampai tujuan,” tutur Asep (28), pengendara Mio.

Aparat lantas sendiri sejak pagi tampak super sibuk mengatur arus lalu lintas. Sistem rekayasa lalu lintas dijalankan agar bisa mengurai kemacetan. Namun saking tingginya volume kendaraan, kemacetan tak bisa dihindari meski mampu dikurangi.

Tingginya volume kendaraan disebabkan banyaknya warga yang ingin menikmati masa liburan lebaran. Tak heran jika sejumlah obyek wisata dipadati banyak pengunjung. Selain itu tidak sedikit pula dari pemudik yang arus balik kembali ke tempat rantaunya. (deden)

Baca Selengkapnya

Ini Yang Dilakukan Perantau Cijemit Ketika Mudik

KUNINGAN (Mass)- Lebaran saatnya perantau mudik. Bagaimana yang dilakukan mereka di kampung halaman selama mudik. Perantau Desa Cijemit Kecamatan Ciniru sudah memiliki acara rutin ketika mudik. Acara rutin itu digelar usai lebaran. Adapun kegiatannya melibatkan semua warga mulai anak kecil dengan menggelar kegiatan keagamaan yakni MTQ, Pildacil. Kemudian, santunan anak yatim, kaum jompo, pentas seni, … Baca Selengkapnya

Menjadikan Reuni Sebagai Ajang Samakan Visi

KUNINGAN (Mass) – Reuni sekaligus halal bihalal alumni SMUN 1 Ciawigebang (SMUNCI) angkatan 2002 yang ke-15 dijadikan sebagai ajang menyamakan visi untuk saling bantu membantu membangun Kabupaten Kuningan. Ketua panitia kegiatan, Dedi Rohendi, mengungkapkan kebahagiaannya bisa bertemu kembali dengan teman-teman semasa SMA setelah lima belas tahun mereka berpisah. “Reuni akbar alumni SMUN Ciawigebang angkatan 2002 … Baca Selengkapnya

MR Hadiri Jalan Santai IWAK

KUNINGAN (Mass) – Pemandangan menarik terlihat di alun-alun Desa Kasturi Kecamatan Kuningan, Selasa (27/6/2017) pagi. Salah seorang bakal calon bupati, H Mamat Robby Suganda MAP (MR) hadir di tengah-tengah ratusan warga desa tersebut. Kehadiran mantan cawabup Rochmat di Pilkada 2013 lalu itu guna membuka kegiatan jalan santai yang diselenggarakan IWAK (Ikatan Warga Desa Kasturi) dan … Baca Selengkapnya

Mobil Berjejer di Kampung, di Kota Sulit Parkir

KUNINGAN (Mass)- Berbicara momen lebaran seperti tidak akan ada habis-habisnya. Selain di perkampungan berubah 180 derajat, juga banyak cerita mengenai kehadiran perantau, Dulu, ketika mobil kendaraan pribadi belum semudah sekarang parantau pulang pasti mengundangkan angkutan umum. Tapi, kini pulang ke kampung itu seolah berlomb-lomba membawa kendaraan pribadi. Keberhasilan bagi warga desa bukan di ukur dari … Baca Selengkapnya

Pengunjung Kebun Raya Kuningan Membludak

KUNINGAN (Mass)- Meski Bupati Kuningan H Acep Purnama sudah mengeluarkan surat ederan terkait belum bisa dibuka Kebun Raya Kuningan untuk umum . Tapi hal itu tidak menyurutkan niat warga untuk berkunjung ke ke kebun raya yang luasnya 150 Ha. Ini terbukti dengan banyak pengunjung yang datang. Tapi sayang mereka hanya bisa sampai pintu gerbang karena … Baca Selengkapnya

Liburan Lebaran, Anak Muda Pilih Tempat Ini

KUNINGAN (Mass)- Sudah menjadi hal wajib ketika lebaran tiba warga mengunjungi tempat wisata. Bukan hanya objek wisata yang baru yang penuh dikunjungi, tapi yang lama juga tidak kalah padatnya. Dari sekian tempat baru, Objek Wisata Metropolitan Sukageri  View Desa Cisantana Kecamatan Cigugur yang paling banyak di kunjungi. Mayoritas anak muda yang banyak mengunjungi tempat ini. … Baca Selengkapnya

Lalu Lintas Macet Tapi Tidak Parah

KUNINGAN (Mass) – Memasuki H+1 arus lalu lintas di jalur utama Kuningan-Cirebon mengalami kemacetan. Namun jika dibandingkan dengan tahun lalu, kemacetan yang terjadi tidak parah. Ruas jalan menuju obyek wisata pun tergolong padat lancar. Berdasarkan pengalaman tahun lalu, puncak kemacetan biasanya terjadi pada H+2, Selasa (27/6/2017) besok. Salah satu faktornya, kemungkinan karena para pemudik sudah … Baca Selengkapnya

Ini Yang Diburu Perantau Ketika Mudik ke Kuningan   

KUNINGAN (Mass)-Kebahagian  perantau ketika mudik ke Kuningan bukan hanya bisa bertemu dengan sanak saudara. Namun, bagi mereka ada hal lain yakni bisa mencicipi lezatnya makanan khas Kuningan baik itu nasi kasreng maupun hucap. Untuk hucap, penganan khas yang hanya  ada di kota kuda ini merupakan jajanan yang paling banyak diburu oleh perantau. Mereka rindu makanan ini sehingga … Baca Selengkapnya