Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Headline

Pabrik Kayu Ekspor Terbakar

KUNINGAN (MASS)- Insiden kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Kuningan, kali ini yang terbakar adalah PT Palma.

Pabrik ini merupakan pabrik pengolahan kayu ekspor yang beralamat di Dusun Pahing Rt 08/03 No 74 Desa Sampora Kecamatan Cilimus.

Kebakaran pabrik  terjadi pada  Selasa (6/01/2020) pukul 09.00 WIB. Adapun bangunan yang terbakar adalah 6×5=30 m2 (bagian atapnya) dari total luas bangunan +- 100 x 45 = 4.500 m2.

Pabrik ini  milik You Suns Hyan (41th). Menurut keterangan saksi mata Basir (45) yang merupakan karyawan pabrik, proses produksi pengolahan kayu dilakukan setiap harinya dari mulai pukul 07.30 WIB.

Sekitar pukul 09.00 WIB sudah tercium bau gosong dari ruangan oven kayu. Pada saat itu bagian teknisi mencari sumber bau gosong tersebut, namun tidak ditemukan.

Hal itu karena bagian ruang oven kayu sangat tertutup. Sesaat kemudian saksi beserta karyawan lain melihat asap muncul dari ventilasi udara ruang oven kayu Ruang No 3, disertai dengan nyala api.

Karyawan langsung membuka pintu ruang oven dan terlihat  kobaran api dari tumpukan serbuk bekas penggilingan yang kemudian membakar kayu yang sedang dioven.

Melihat api,  karyawan berusaha memadamkan api dengan menggunakan Alat Pemadam api (APAR) milik perusahaan, tetapi  api semakin membesar.

Khawatir terjadi kebakaran yang lebih besar, Basir pada pukul 09.25 WIB (25 menit setelah kejadian awal kebakaran) langsung melaporkan kejadian kebarakan ke kantor UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan (0232) 871113.

Lalu pada pukul 09.30 WIB 1 Randis Damkar dan 6 anggota berangkat menuju lokasi kebakaran dan tiba di TKP pukul 09.45 WIB (20 menit).

Dengan dibantu karyawan pabrik, api baru bisa dipadamkan pada pukul 11.00 ( 1 jam 15 menit). Andai telat bisa lebih parah lagi.

“Penyebab kebakaran diduga dari tidak menyalanya mesin blower udara (pembuangan panas) diruangan No 3, sehingga menyebabkan suhu udara didalam ruangan panas, dan terjadi percikan api kemudian membakar bahan material berupa kayu di ruang oven No.3,” tandas Kepala UPT Damkar Kuningan Khadafi Mufti.

Ia menyebutkan, total kerugian Rp91,5 juta. Adapun rinciannya adalah atap bangun terbakar hanya 30 m2 x atau setera  Rp16,5 juta. Kemudian  10 kubik kayu olahan Rp75 juta.

Sekadar infromasi pabrik ini merukan produsen, pemasok, dan ekspotir perusahaan ebel kayu dan bahan interior. PT Palma didirikan pada tahun 1999.(agus)

Advertisement. Scroll to continue reading.

Advertisement
Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Advertisement