Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Government

Orang Dengan Gangguan Jiwa Jumlahnya Masih 2.322?

KUNINGAN (MASS) – Kasus dibunuhnya seorang ibu di Desa Kadatuan Kecamatan  Garawangi oleh seorang anak kandung membuat semua pihak harus sadar bahwa Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) harus ditangani dengan  baik.

Jangan sampai kasus Ono terulang lagi di kemudian hari. Kuninganmass.com sendiri mengkonfirmasi terkait jumlah ODGJ yang ada di Kuningan.

“Data pada 2019 ada sekitar 2.322 orang. Untuk sekarang jumlah belum dicek lagi apa naik atau tidak,” ujar Kabid P2PL Dinkes Kuningan dr H Denny Mustafa, Senin (24/8/2020).

Terkait kasus Kadatuan, Denny mengetahuinya. Namun, pelaku bukan warga Kuningan tapi Ciamis. Selama ini pihak sudah melakukan berbagai upaya.

https://kuninganmass.com/incident/pelaku-pembunuh-ibu-kandung-stres-karena-ingin-punya-ilmu/

Terpisah, Kabid Rehabilitasi Sosial Endi Susilawandi AKs MSi membenarkan bahwa pelaku warga Ciamis. Untuk penanganan sebenarnya ada di Dinkes Kuningan.

“Melalui Rumah Graha Berdaya sudah banyak membantu termasuk ke RSMM Bogor. Awalnya pengiriman adalah Dinsos,” ujar Endi.

Sekadar informasi dari ODGJ 2.322 orang itu ada 50 orang terpaksa di pasung. Pada Juli 2019 sebanyak 44 ODGJ diberangkatkan ke Rumah Sakit DR H Marzoeki Mahdi (RSMM) Bogor.(agus)

Advertisement
Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Health

KUNINGAN (MASS) – Di Kabupaten Kuningan banyak kita temui orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), baik itu yang diberikan perhatian, maupun yang ditemui di Jalanan....

Incident

KUNINGAN (MASS)- Meski pihak kepolisian sudah mengatakan bahwa informasi adanya penculikan yang menyamar ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) adalah hoax alias bohong. Namun, tetap...

Advertisement