Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Government

Minta Dicopot, Pejabat Ini Mengaku Tidak Masalah

KUNINGAN (Mass)- Selain menuntut jalur angkot dikembalikan ke jalur semula, aksi unjuk rasa ratusan masa itu juga menutut Kadishub Deni Hamdani MSi dicopot.

Bagi pendemo sumber masalah angkot dan pedagang sepi penumpang, dan juga warga sulit menyebrang karena ajuan Kadishub kepada bupati agar  diberlakukan jalur  satu arah khususnya di ruas Jalan Siliwangi.

Kekesalan pendemo kepada kadishub ditunjukan dengan beberapa tulisan dalam spanduk. Salah satunya adalah meminta Kadishub dicopot. Spanduk tersebut dibentangkan ketika mereka melakukan aksi long march  dari Bundaran Cijoho.

Sekedar informasi Deni Hamdani merupakan salah satu pejabat yang selalu melakukan terobosan dan tindakanya terbilang tegas. Masih teringat bagaimana aturan tegas diberlakukan kepada para PKL Pertokoan Siliwangi dan Taman Kota mengenai penentuan jam operasional.

Akibat aturan itu ratusan pedagang menyerbu Pendopo untuk melakukan aksi unjuk rasa menuntut aturan itu dibatalkan. Unjuk rasa pedagang merupakan kali pertama dalam sejarah terlebih mereka membawa grobak dagangannya ke depan Pendopo.

Meski diberikan kelonggaran dalam jam operional bagi pedagang. Namun ternyata aturan itu berhasil ditegaskan hingga sekarang.

Kemudian juga aturan pelaranganya roda dua melakukan parkir di sepanjang pertokoan Siliwangi dan juga Jalan Ahmad Yani. Bahkan, untuk memberikan efek jera setiap pengendara yang melanggar diberlakukan denda Rp50 ribu.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Untuk pemberlakuan aturan ini, mantan Camat Cilimus itu memiliki alasan yakni kawasan Siliwangi agar tidak semrawaut. Selain itu juga untuk menghidupkan kawasan Pasar Lalangbuana.

Meski pasar Lalangbuana masih sepi namun aturan ini tetap berjalan hingga sekarang. Dan hasilnya kawasan pertokoan dan juga Jalan Ahmad Yani terlihat sedikit rapih.

Sementara menanggapi permintaan dari pendemo agar jabatan Kadishub dicopit, Deni Hamdani dengan santai menjawab tidak menjadi masalah.

“Bagi saya tidak masalah dicopot dari jabatan pun. Tapi, harus diketahui melakukan hal ini hasil kajian matang dan demi kepentingan berasama,” jelas dia kepada kuninganmass.com Selasa (7/3/21017).

Deni mengambil segi positif dengan adanya tuntutan dari pendemo itu,  yakni ia lebih dikenal. Dan tuntutan seperti dinilai wajar karena setiap kebijakan selalu menimbulkan pro dan kontra. (agus)

 

 

 

Advertisement. Scroll to continue reading.

 

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Bank Kuningan

You May Also Like

Advertisement