KUNINGAN (MASS) – Prestasi membanggakan ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kuningan (UM Kuningan). Ikhsan Lani, petarung berbakat asal Papua, sukses meraih kemenangan spektakuler melalui TKO (Technical Knockout) pada ajang One Pride MMA 89 di kelas Bantamweight.
Ia berhasil menumbangkan lawannya, Mario Satya, di babak pertama dengan performa yang impresif dan dominan. Pertandingan bergengsi tersebut digelar pada 11 April 2026 lalu di HW Satrio, Jakarta Selatan.
Pertandingan itu menjadi ajang pembuktian kemampuan Ikhsan di level nasional. Sejak awal ronde pertama, Ikhsan tampil agresif dengan kombinasi striking dan grappling yang efektif hingga akhirnya wasit menghentikan pertandingan setelah lawan tak mampu melanjutkan.
Kemenangan ini tidak hanya menjadi bukti kualitas teknik dan mental bertanding Ikhsan, tetapi juga mencerminkan karakter khas putra Papua yang dikenal tangguh, berani, dan pantang menyerah.
Atas prestasi gemilang tersebut, Ikhsan Lani mendapatkan apresiasi tertinggi dari Rektor Universitas Muhammadiyah Kuningan, Dr. apt. Wawang Anwarudin, M.Sc., berupa beasiswa penuh (full scholarship).
“Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap mahasiswa berprestasi yang mampu mengharumkan nama kampus di tingkat nasional,” kata Rektor, baru-baru ini.
Ikhsan sendiri tercatat sebagai mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) UM Kuningan semester 4. Selain aktif di perkuliahan, ia juga merupakan anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Jiujitsu UM Kuningan.
Perjalanan karier Ikhsan tidak lepas dari bimbingan pelatih sekaligus dosen UM Kuningan, Dr. Dicky Reva Apriana Sanga Dwi, M.Pd., yang memiliki pengalaman luas dalam melatih atlet Jiujitsu profesional.
Di bawah arahannya, berbagai atlet telah berhasil menorehkan prestasi di tingkat daerah seperti Porprov, nasional seperti PON, hingga internasional termasuk kejuaraan dunia (World Champion) dan ajang SEA Games Thailand 2025.
Dengan kemenangan ini, Ikhsan Lani tidak hanya membawa pulang kemenangan pribadi, tetapi juga mengangkat nama UM Kuningan serta menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi di bidang akademik maupun non-akademik.
Ke depan, diharapkan Ikhsan dapat terus mengembangkan potensinya dan meraih prestasi yang lebih tinggi di kancah internasional. (eki)