JAKARTA (MASS) – Beredar isu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto akan dihentikan usai Hari Raya Idul Fitri. Kabar tersebut menyebar disejumlah platform digital dan memicu tanda tanya di tengah masyarakat.
Menanggapi isu itu, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana membantah tegas kabar tersebut. Ia memastikan tidak pernah ada kebijakan ataupun arahan untuk menghentikan program MBG setelah Lebaran.
“Program MBG akan tetap jalan setelah Idul Fitri. Tidak ada rencana penghentian seperti yang beredar,” ujar Dadan di Jakarta, Senin (2/3/2026). Katanya, informasi yang beredar tidak bersumber dari pernyataan resmi pemerintah.
Dadan justru mengungkapkan, setelah Idul Fitri, program MBG akan memasuki fase perluasan layanan secara signifikan. Jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ditargetkan meningkat hingga 25.000 unit yang tersebar di berbagai daerah. Dengan perluasan tersebut, program ini diproyeksikan dapat melayani lebih dari 61,2 juta penerima manfaat.
Selain itu, ia juga memastikan penyajian MBG kembali menggunakan menu segar sesuai standar mutu dan ketentuan gizi yang telah ditetapkan. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kualitas layanan sekaligus memastikan asupan gizi optimal bagi para penerima manfaat.
“Kami kembali ke menu segar agar kualitas layanan semakin baik dan manfaat gizinya optimal bagi para penerima,” tuturnya. (didin)
















