Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Politics

Masih 22 Tahun, Siap Jadi Anggota Dewan

KUNINGAN (MASS) – Aku akan jadi anggota dewan. Kalimat itulah yang terlintar dari Rafly Zulfikar, seorang pemuda asal Dusun Puhun, Desa Sidaraja Kecamatan Ciawigebang.

Bukan tanpa alasan, mahasiswa Unisa itu, punya semangat dan keinginan yang tinggi untuk mengabdi pada tanah kelahirannya. Dan menjadi anggota legislatif, bisa jadi langkah terukurnya, untuk masuk ke dunia politik.

Ada banyak hal yang diinginkan Rafly atau Zul, sapaanya, untuk segala perubahan dan penguatan di banyak sektor untuk kabupaten tercintanya ini. Dan ternyata, politik adalah jalan yang realistis untuk perubahan.

“Kita ingin memperbanyak lowongan pekerjaan. Caranya gimana ? Salah satunya dengan memanfaatkan tanah bengkok di desa itu sendiri. Lakukan penanaman berkelanjutan bekerjasama dengan Bumdes,” ucapnya lugas mengutarakan mimpi-mimpinya.

Bukan hanya soal memperluas pekerjaan, ada hal lain yang Rafly ingin perjuangkan. Kesenian-kesenian dan adat budaya Kuningan misalnya, yang mulai berjarak pada anak muda.

Pemberdayaan sumber daya di bidang yang lainnya pun, terutama kalangan muda, juga ingin dikuatkannya. Rafly mengatakan, dari sejarah yang ada, dulu Kuningan bisa “gagah” saat dipimpin Raja Tuan Arya Kamuning. Seorang muda dan berjiwa kesatria.

“Melalui jalur politik, hak-hak masyarakat bisa sampai kepada yang hak-nya,” ujarnya.

Lelaki yang juga lulusan pondok pesantren Nurul Huda Ciparay Ciawigebang itu juga mengaku, banyak hal yang memang harus dikerjakan menggunakan jalur politik. Termasuk pengembangan arah pendidikan dan keagamaan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Pondok pesantren di Kuningan itu banyak sekali, begitu juga dengan Madrasah dan RA. Perlu ada pendataan yang kuat pada pondok,” ujarnya sembari mengarisbawahi tentang kurrikulum (hal yang diajarkannya) di dalamnya.

Rafly tidak hanya punya mimpi. Dia ingin berbuat sesegera mungkin, sedini mula. Rafly sadar, ada hal yang bisa dikejarnya untuk mewujudkan mimpi-mimpi perubahan itu. Ya, tahun 2024, Rafly ingin memastikan dirinya bisa berpengaruh.

Sekertaris BEM Unisa lulusan MAN 2 Kuningan itu mengaku, kini dirinya sudah melangkah sedikit demi sedikit untuk menjejalkan kakinya di dunia politik.

Aktif di berbagai organisasi seperti Gemasaba Kuningan, Pergunu (Guru Nu), Granuda, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), dan Komunitas Vespa (Sebat) di desanya, membuat Rafly sangat menyadari, untuk mengabdi sebagai politisi, Rafly harus masuk organisasi yang dikenal sebagai Partai Politik.

Dan hal itu, sedang ditapakinya saat ini. Siap bertarung di Dapil 3 Kuningan, Rafly sudah mengambil formulir untuk menjadi bakal calon legislatif di Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Rafly yakin, perubahan untuk kebaikan harus segera dimulai. Langkah kaki harus berjalan. Dirinya tak canggung saat memperkenalkan diri sebagai bakal calon anggota legislatif.

“Aku akan jadi anggota dewan,” ucapnya optimis. (eki)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Advertisement
Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Headline

KUNINGAN (MASS) – Kabar duka datang dari mantan anggota legislatif DPRD Kabupaten Kuningan 2009-2014 asal Desa Padamatang Kecamatan Pasawahan, Rakim Sungkar, tutup usia, Minggu...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Menuju Pemilu serentak 2024 nanti, nampaknya mesin relawan untuk mengusung calon presidennya masing-masing, termasuk di Kabupaten Kuningan. Tercatat, sepanjang tahun ini...

Politics

KUNINGAN (MASS) – Ir Asep Setia Mulyana, atau yang kerap disapa Asep Armala, nampak hangat saat duduk bersama Mentri Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Sandiaga...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Kesuksekan H Rokhmat Ardiyan sebagai pengusaha, menarik berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi, untuk mengundangnya hadir dan memberikan motivasi. Belakangan, Ardiyan diundang...

Advertisement