Main di Terik Siang, Pesik Kuningan Tekuk Persemar Martapura 2-1 di Purbalingga

PURBALINGGA (MASS) – Tim kebanggaan masyarakat Kota Kuda, Pesik Kuningan, sukses mengawali langkah mereka dengan hasil manis di babak 32 besar Piala Presiden Liga 4 tingkat nasional. Skuad Pesik berhasil mengamankan poin penuh pada laga perdananya.

Setelah dipastikan lolos dari fase sebelumnya, Pesik Kuningan kini tergabung ke dalam jajaran tim kuat di Grup Q. Di grup ini, Pesik harus bersaing sengit dengan Persemar Martapura, Cimahi United, serta tim tuan rumah Persibangga Purbalingga.

Ujian pertama langsung dihadapi Pesik Kuningan saat ditantang oleh Persemar Martapura pada Selasa (9/6/2026) pukul 13.00 WIB di Stadion Goentoer Darjono, Kabupaten Purbalingga.

Meski harus bertanding di bawah sengatan cuaca siang hari yang terik, para pemain Pesik Kuningan tak gentar. Mereka justru langsung tampil menekan dan berhasil mendominasi jalannya pertandingan sejak menit-menit awal babak pertama.

Kerja keras anak-anak Kuningan akhirnya membuahkan hasil manis pada menit ke-33. Pemain andalan Pesik, Aqmal, sukses menjebol gawang lawan dan membawa timnya unggul 1-0, skor yang terus bertahan hingga waktu turun minum tiba.

Dibabak kedua tensi permainan semakin meninggi, Persemar Martapura berupaya bangkit mengejar ketertinggalan dan membuahkan hasil menyamakan kedudukan menjadi imbang 1-1.

Namun, mental para pemain Pesik Kuningan langsung diuji dalam situasi kritis tersebut. Lewat sebuah skema serangan balik yang sangat cepat, Nano berhasil mencetak gol kemenangan pada menit ke-47 dan mengubah skor menjadi 2-1 hingga laga usai.

Menanggapi kemenangan penting ini, Manajer Pesik Kuningan, Nono Sujono, memberikan apresiasi tinggi kepada anak asuhnya. Ia bersyukur karena kondisi fisik para pemain terpantau stabil sepanjang laga di cuaca yang panas.

“Kondisi fisik anak-anak alhamdullilah stabil,” tuturnya saat diwawancara Kuninganmass.com Selasa (9/6/2026).

Kesiapan fisik dan mental bertanding yang kokoh ini diakui sebagai buah manis dari program latihan keras (training center) yang sempat mereka jalani di Solo beberapa waktu lalu.

“Seperti yang pernah saya sampaikan bahwa kita sudah terbiasa menjaga kondisi fisik pada saat tc di solo jadi terjaga fisik maupun mental bertandingnya,” pungkasnya. (raqib)