Krisis Air Sejak September, Warga Cigintung Ancam Demo ke PDAM Kuningan

KUNINGAN (MASS) – Keresahan warga akan pasokan air bersih kian membuat tak nyaman. Pasalnya, pasokan air bersih yang dilaporkan sejak bulan September lalu, hingga sekarang masih juga belum normal. Terkadang, air hanya mengalir beberapa jam saja.

Keluhan itulah yang juga disampaikan salah satu warga Perumahan Korpri Cigintung Kecamatan Kuningan, Jajang. Ia mengatakan, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga begitu kesulitan, entah itu untuk mandi, air atau mencuci. Gangguan aliran air yang terus berulang telah membuat aktivitas rumah tangga menjadi terganggu.

“Kalau seperti ini terus, kami kesulitan mandi dan mencuci. Air terkadang mengalir hanya beberapa jam, setelah itu kembali tidak mengalir,” kata Jajang, Selasa, (20/10/2026).

Warga Cigintung, Jajang.

Jajang mendesak, PAM Tirta Kamuning (dulu lebih dikenal dengan sebutan PDAM) sebagai pengelola air segera menyelesaikan permasalahan tersebut. Bahkan, Jajang mengancam untuk demonstrasi jika permasalahan air tak kunjung diperbaiki. Bukan tujuan lain, ia ingin PDAM segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan distribusi air.

“Kalau seperti ini saja, kami akan demo mengajak warga untuk geruduk ke PDAM,” tegasnya.

Ia mengamini, keluhan itu sebenarnya sempat ditangani petugas dari PAM Tirta Kamuning dengan datang untuk memperbaiki. Tapi yang membuatnya heran, ternyata solusi yang dilakukan hanya sementara, sulit mengalir lagi.

“Beberapa hari ke belakang memang pernah ada petugas dari PDAM untuk memperbaiki. Cuma sekarang sulit mengalir lagi,” tuturnya.

PAM Tirta Kamuning, lanjut Jajang, harus segera turun tangan sebelum persoalan ini ditarik-tarik ke Bupati, sebagai pengampu Perumda. Ia juga mengingatkan, PAM Tirta Kamuning harus fokus pada pelayanan masyarakat Kuningan, sebelum terus ekspansi untuk wilayah lain. (eki)