KUNINGAN (MASS) – Pimpinan Daerah (PD) Salimah Kabupaten Kuningan bekerja sama dengan mahasiswa Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon (UIBBC) yang sedang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Timbang Kecamatan Cigandamekar, menyelenggarakan kegiatan Dauroh Janaiz, tata cara mengurus jenazah, pada Selasa (25/8/2026) kemarin.
Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Ashshaubariyyah Ciwedus, Desa Timbang, Kecamatan Cigandamekar ini menjadi salah satu bentuk edukasi keagamaan dan penguatan kapasitas masyarakat dalam memahami serta mempraktikkan tata cara pengurusan jenazah sesuai tuntunan syariat Islam.
Dauroh Janaiz diikuti oleh perwakilan beberapa PRa Salimah, Majelis Ta’lim, remaja masjid, serta mahasiswa UIBBC yang melaksanakan KKN di Desa Timbang. Kegiatan ini diketuai oleh Uun Undariyah, S.Pd., Ketua PC Salimah Kecamatan Cigandamekar.
Materi pertama disampaikan oleh Dra. Helmi Yati, Ketua Bidang Dakwah PD Salimah Kabupaten Kuningan, dengan materi praktik memandikan jenazah. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai tahapan, ketentuan, adab, serta hal-hal yang perlu diperhatikan dalam proses memandikan jenazah.
Selanjutnya, materi mengkafani jenazah disampaikan oleh Eros Rosita, S.Pd.I. Materi diberikan secara praktis sehingga peserta tidak hanya memperoleh pemahaman secara teori, tetapi juga memiliki gambaran keterampilan yang dapat diterapkan ketika dibutuhkan di lingkungan masyarakat.
Ketua Panitia, Uun Undariyah, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian dan kesiapan generasi muda serta masyarakat dalam menjalankan fardhu kifayah.
“Dauroh Janaiz ini diharapkan menjadi bekal bagi peserta agar memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar dalam pengurusan jenazah. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat sinergi antara Salimah, remaja masjid, dan mahasiswa KKN dalam memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui Dauroh Janaiz, lanjutnya, diharapkan semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, yang memiliki keberanian, pengetahuan, dan keterampilan untuk turut berperan dalam pelaksanaan fardhu kifayah, sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial dan keagamaan di tengah masyarakat. (eki)