Kisruh Pembagian Bansos Beras di Desa Cengal, Ada Yang Diberi Dua Karung Tapi Sebagian Tiga Karung, Kuwu Jelaskan Begini

KUNINGAN (MASS) – Suasana pembagian bantuan sosial (Bansos) beras rutin di Desa Cengal, Kecamatan Cipicung, pada Senin (24/8/2026) sempat diwarnai aksi protes dari warga. Penyebabnya, terjadi ketidakseragaman jumlah beras yang diterima oleh para Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Program pembagian beras yang biasanya berjalan tertib kini justru memicu kekecewaan dan tanda tanya. Sejumlah warga merasa ada ketidakadilan dalam proses penyaluran bantuan di lapangan pada hari tersebut.

Salah seorang warga penerima manfaat menumpahkan kekesalannya karena jumlah bansos yang diterimanya tidak sesuai dengan jatah yang biasa ia dapatkan. Ia mengaku hanya menerima dua karung beras, padahal penerima lainnya mendapatkan jatah penuh.

“Iya ada pembagian beras seharusnya tiga karung ini cuma dikasih dua, duka (gatau)nu satu karung na ditahan di desa, tapi tadi saya liat tetangga dikasih tiga,” tutur salah satu warga kepada kuninganmass.com Senin (24/8/2026).

Kejanggalan penyaluran bantuan tersebut semakin terasa ketika skema pembagian mendadak berubah di tengah hari. Warga mengindikasikan adanya perbedaan perlakuan sebelum dan sesudah kedatangan tim pengawas di lokasi pembagian.

“Sebelum ada pengawasmah diberi dua, kalau siangan pengawas datang dipasihan tiga, terus harus disimpan di RT yang satu karungnya,” keluhnya.

Menanggapi gejolak dan keluhan yang muncul di masyarakat, Pemerintah Desa Cengal langsung memberikan tanggapan. Kepala Desa Cengal, Een Suhartini membenarkan adanya kegiatan pembagian bansos beras yang berlangsung pada hari Senin tersebut.

“Iya sudah selesai mungkin pembagiannya saya tadi ngantar warga ke Rumah sakit,” tuturnya.

Kades Een mengklarifikasi secara regulasi, jatah hak untuk setiap KPM sebenarnya tidak ada yang dikurangi. Namun, pihaknya sempat mencoba menerapkan kebijakan berbagi antarwarga di lapangan sebelum akhirnya memicu penolakan.

“Tetap tiga cuman tadinya warga harus bisa berbagi tapi da susah warga mah,” tuturnya.(raqib)