Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Kepala desa dan KTH menemui Bupati Kuningan. (Foto: didin)

Ragam

Kepala Desa dan KTH Temui Bupati, Klaim Didukung untuk Rampungkan PKS dengan TNGC Untuk Penyadapan Getah Pinus

KUNINGAN (MASS) – Polemik penyadapan getah pinus di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) terus bergulir. Sejumlah kepala desa bersama Kelompok Tani Hutan (KTH) dari desa-desa penyangga menggelar pertemuan dengan Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar, di Pendopo Kabupaten Kuningan, Selasa (24/2/2026) sore.

Musyawarah dihadiri tiga kepala desa, yaitu Kepala Desa Puncak Tatang Mustafa, Kepala Desa Pasawahan Nurpin Panuju, dan Kepala Desa Cisantana Ano Suratno. Selain itu, hadir perwakilan dari 13 desa penyangga dan perwakilan Kelompok Tani Hutan (KTH).

Kepala Desa Puncak, Tatang Mustafa, menuturkan kehadirannya bersama para kepala desa dan KTH untuk membahas Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang diharapkan segera terbit.

“Insyaallah Pak Bupati akan sama-sama memperjuangkan aspirasi masyarakat. Tapi tentu semuanya mengikuti regulasi dari pusat, provinsi sampai kabupaten. Kita menunggu juga dari kementerian terkait PKS ini,” ujarnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sementara itu, Kepala Desa Pasawahan, Nurpin Panuju, menjelaskan pertemuan tersebut membahas tahapan proses kemitraan konservasi Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) yang telah dilakukan bersama pihak TNGC. Menurutnya, KTH kini tinggal menunggu kepastian terbitnya PKS dari Balai TNGC.

“Ini sudah titik akhir, kami tinggal menunggu PKS saja. Seluruh tahapan prosedural, instruksi, dan regulasi sudah kami tempuh bersama teman-teman KTH,” tuturnya.

Ia menambahkan, Bupati Kuningan berkomitmen mengawal proses tersebut hingga PKS resmi diterbitkan. Bahkan, bupati dijadwalkan akan menggelar pertemuan lanjutan dengan pihak TNGC untuk menanyakan perkembangan dan pertanggungjawaban proses tersebut.

“Harapan bupati jangan sampai ada gesekan atau konflik di tengah masyarakat. Beliau juga ingin percepatan agar kepastian hukum dalam usulan HHBK ini bisa segera dilaksanakan,” tambahnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Di sisi lain, perwakilan KTH, Dodo Darso, mengaku kecewa karena hingga kini PKS belum juga diterbitkan. Menurutnya, penyadapan getah pinus merupakan mata pencaharian utama ratusan warga di desa penyangga.

Ia menyebut sedikitnya 28 desa bergantung pada aktivitas penyadapan pinus di kawasan tersebut. Karena itu, KTH mendesak agar proses PKS segera diselesaikan demi kepastian hukum dan keberlangsungan ekonomi masyarakat.

“Sudah terlalu lama pengajuan PKS ini. Kami lelah menunggu ketidakpastian. Ada apa dengan TNGC? Kalau memang tidak mau bekerja sama dengan masyarakat, lebih baik dibubarkan saja,” tegas Dodo.

Menurutnya, sulitnya penerbitan PKS dinilai tidak sebanding dengan alasan menjaga kelestarian pohon pinus. Ia menegaskan, selama ini masyarakat turut berperan dalam menanam, menjaga, dan merawat kawasan hutan, termasuk pohon pinus.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kepala Desa Cisantana, Ano Suratno, menambahkan pemerintah daerah akan terus mengawal proses tersebut hingga masyarakat memperoleh kepastian hukum.

“Pemerintah daerah akan mengawal sampai ada kepastian hukum, tetap bertumpu pada regulasi yang ada. Harapan bupati juga jangan sampai muncul gesekan antara pemerintah, penggiat lingkungan, dan masyarakat,” ujarnya.

Ano juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga kondusivitas dan bersabar, sembari menunggu proses berjalan sesuai aturan yang berlaku. (didin)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Trending

You May Also Like

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Sejumlah warga nampak tumplek di pasar murah yang diselenggarakan Pemkab Kuningan bertajuk Gerakan Pangan Murah (GPM) Spesial Ramadan DIRAHMATI (Diskon Ramadan...

Hukum

BANDUNG (MASS) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat menggelar diskusi bertajuk dampak Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru terhadap kemerdekaan pers di Aula...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Sudah menjadi tradisi setiap ramadhan dibeberapa titik ruas jalan di Kuningan sering mengalami kepadatan arus, terutama di sekitar Simpang 4 Sidapurna...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan melalui Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Digitalisasi Pembelajaran Gelombang 2. Kegiatan...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Menjelang buka puasa, umat islam termasuk masyarakat di Kuningan kini biasa berburu makanan atau dalam istilah kekinian War Takjil dan Sahur....

Pendidikan

JAKARTA (MASS) – Peluang emas untuk melanjutkan pendidikan jenjang S1/D4 di dalam maupun luar negeri kini terbuka bagi siswa berprestasi. Kementerian Pendidikan Dasar dan...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Desa Balong, Kecamatan Sindangagung, Kabupaten Kuningan, menggelar musyawarah terbuka usai pelaksanaan shalat tarawih, Selasa (24/2/2026) malam, di Aula Bale Desa...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Pada bulan Ramadhan, kebutuhan konsumsi masyarakat meningkat signifikan sehingga membuat harga pangan juga berpotensi terus naik. Untuk menstabilkan itu, Pemkab Kuningan...

Kesehatan

KUNINGAN (MASS) – Pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan di Kabupaten Kuningan dipastikan tetap berjalan dengan menu kering untuk penerima manfaat di...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Jika biasanya menggelar diskusi publik dengan tema-tema yang aktual, komunitas Waroeng Rakyat menggelar hal berbeda di bulan Ramadhan. Tepatnya pada Senin...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar M Si memastikan  memastikan pencairan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN)...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Ketua Paguyuban Silihwangi Majakuning, Nandar menyebut kunjungan Penasehat Utama Kementerian Kehutanan Republik Indonesia, Silverius Oscar Unggul,  ke kawasan Taman Nasional Gunung...

Nasional

KUNINGAN (MASS) – Amankan posisi puncak, Persib Bandung kembali berhasil meraih tiga poin penting setelah mengalahkan Persita Tangerang dalam lanjutan BRI Super League pekan...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Polemik pelaksanaan Jumatan di Musala Ar-Rahmat Pendopo Kuningan, terus bergulir. Semula ditegur Fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia) dan dijawab oleh pihak...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Saat ini, rata-rata lama sekolah warga Kabupaten Kuningan hanya 7-8 tahun. Bisa dibilang, jika dirata-rata hanya lulusan SLTP. Hal itulah yang...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Seorang peria berinisial M (22), asal Cirebon, diamankan jajaran Polres Kuningan setelah diduga mengaku sebagai anggota Polri berpangkat AKP dan bertugas...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Jamparing Research merilis hasil survey tentang kinerja pemerintahan satu tahun Dian-Tuti. Salah satu yang disurvey, kerawanan praktik korupsi di berbagai Satuan...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, dalam beberapa hari terakhir menjalankan agenda kedinasan di Jakarta, salah satunya melakukan pertemuan dengan Kementerian PUPR....

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Memasuki hari ke-5 Ramadhan, sejumlah kebutuhan pokok terpantau mengalami kenaikan harga, Senin (23/2/2026). Entah terpengaruh karena diwajibkannya zakat fitrah atau juatru...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Indoenesia dianeugerahi alam yang sangat kaya dan beragam. Kekayaan alam ini sebagai pemberian Tuhan Yang Maha Esa harus dijaga dengan sebaik-baiknya...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan melalui Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam menggelar pelantikan Direktur Perumda Aneka Usaha (PDAU) Kabupaten Kuningan periode...

Olahraga

KUNINGAN (MASS) – Pesik Kuningan sedang mempersiapkan diri untuk mengarungi kompetisi Liga 4 Seri 1 Nasional yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat setelah beberapa...

Insiden

KUNINGAN (MASS) – Kecelakaan terjadi di Jalan Raya Kramatmulya, tepatnya di sekitar RM Ali Action pada Minggu (22/2/2026) malam. Kecelakaan tersebut melibatkan sebuah mobil...

Desa

KUNINGAN (MASS) – Beberapa waktu lalu, Andri Patoni, salah satu perwakilan korban pemalsuan identitas, memberikan penjelasan mengenai kronologis bagaimana masyarakat mengetahui mereka memiliki tunggakan...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Kuningan Prof. Dr. Suwari Akhmaddhian SH MH tegas mengatakan bahwa secara hukum, penyadapan getah pinus di...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Pakar hukum konservasi Dr H Dadan Taufik S Hut SH MH MKn yang juga akademisi dan dosen, angkat bicara perihal polemik...