KUNINGAN (MASS) – Kiprah positif seorang remaja putri asal Desa Cilowa yang jadi Duta Genre Kuningan konsisten memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar. Ia bernama Lulu Gina Fajriani, yang masih 18 tahun. Baru lulus dari SMAN 3 Kuningan yang kini telah berstatus sebagai calon mahasiswa baru (camaba).
Sesuai dengan minat besarnya di bidang sosial, Lulu akan segera menempuh pendidikan tinggi di jurusan Kesehatan Masyarakat, Universitas Siliwangi. Langkah akademis ini diambil demi memperdalam ilmu yang nantinya diaplikasikan langsung ke masyarakat.
“Sekarang lagi fokus mempersiapkan nanti menuju fase perkuliahan tentunya, untuk kesibukan saat ini mengisi waktu sebelum masuk perkuliahan,” tuturnya kepada kuninganmass.com Selasa (30/6/2026).
Saat ini, di sela-sela waktu luangnya sebelum resmi masuk perkuliahan, Lulu disibukkan dengan perannya sebagai Duta GenRe (Generasi Berencana) Kabupaten Kuningan. Serta disibukkan oleh persiapan agenda besar di kepanitiaan pemilihan Putra Putri Adipati Kuningan (PPAK) yang akan datang.
“Juga terus ngembangin diri di kegiatan pembinaan dari forum GenRe Kuningan, selain itu juga ada sedang mempersiapkan agenda yang cukup besar di SAS Forum terutama yaitu kepanitian di Putra Putri Adipati Kuningan (PPAK),” tambahnya.
Melalui wadah tersebut, gadis yang memiliki hobi membaca buku ini rutin terjun langsung ke masyarakat untuk memberikan sosialisasi kepada para remaja. Fokus utamanya adalah memberikan edukasi mengenai pencegahan stunting dan berbagai isu krusial remaja lainnya.
“Selain itu juga berkegiatan ke masyarakat atau remaja yaitu sosialiasi dan edukasi salah satunya tentang stunting atau isu remaja lainnya,” tandasnya.
Bagi Lulu, menjadi produktif dan konsisten adalah kunci utama bagi generasi muda di era digital saat ini. Ia memegang prinsip dunia tidak kekurangan orang pintar, melainkan kekurangan individu yang memiliki konsistensi serta integritas tinggi.
“Dunia ga kekurangan orang pintar, tapi kekurangan orang yang konsisten dan punya integritas tinggi. Gagal itu wajar, justru itu yang membuat kita bangkit dan tumbuh,” pungkasnya. (raqib)