Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Social Culture

Kasur Jadi Pilihan Husnul untuk Disumbangkan

CIBINGBIN (Mass) – Meluapnya air sungai Cijangkelok di wilayah Kecamatan Cibingbin Kabupaten pada Ahad (22/1/2017) menyebabkan banjir yang menggenangi perumahan warga di sekitar bantaran sungai dan menghanyutkan sebagian bangunan dan ternak milik warga.

Sebagai wujud kepedulian dan solidaritas, Yayasan Husnul Khotimah Kuningan melalui Husnul Khotimah Peduli Umat (HKPU) menyalurkan bantuan untuk korban banjir bandang Cibingbin (25/1). Penyerahan bantuan dipimpin langsung oleh Ketua HKPU, Mudiantoro MPd didampingi Kepala Divisi Humas dan Dakwah, Sanwani SH.

HKPU menyerahkan bantuan secara bertahap. Tahap pertama telah tersalurkan kepada Posko Banjir Cibingbin pada senin, 23 Januari 2017. Bantuan yang tersalurkan senilai 10 jutaan dengan rincian barang berupa beras 12 karung, kasur busa dan bantal 10 buah, Indomie 10 Dus, Biskuit 6 dus, Susu Kaleng 2 dus, Cangkul 3, skop 2, selang 50 m, nasi bungkus 200 bungkus dan alat kebersihan.

Sedangkan pada tahap kedua HKPU menyerahkan bantuan berupa uang tunai 5 juta rupiah, pakaian layak pakai, buku tulis, obat-obatan, pakaian sekolah, air mineral, nasi bungkus 300 buah, nasi kotak 400 buah. Selain itu HKPU juga menerjunkan 8 santri putri untuk membersihkan lumpur di rumah-rumah warga, dan menghibur anak-anak korban banjir.

Menurut Sanwani, sampai H+4 masih memerlukan bantuan dari luar terutama salep gatal, minyak telon, buku tulis, makanan dan kompor. Ia menambahkan karena semua barang mulai dari buku, baju, seragam sekolah hingga kompor semuanya terendam air dan lumpur akibat banjir.

Lebih lanjut, Sanwani menambahkan ia mendengar cerita langsung dari warga yang mengalami terjangan banjir bandang tersebut. “Ada warga yang mobilnya hanyut, ditemukan di hutan. ada yang sedang di kandang kambing, tiba-tiba air datang, sementara ia hanya bisa pasrah sambil memegang satu ekor anak kambing sedangkan yang lainnya hanyut terbawa banjir,” ungkapnya.

Namun Sanwani terkesan dengan aksi seorang ibu yang sedang pengajian, tiba-tiba air sudah setinggi leher. “Ketika pengajian, air bah datang, sehingga ada ibu yang menahan pintu namun ia tidak kuat menahan kuatnya laju air bah tersebut, sehingga ia terpental dan pintu jebol lalu masuklah air bah menggenangi isi rumah,” imbuhnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Lebih jauh Sanwani menyebut, Pondok pesantren Husnul Khotimah melalui HK Peduli Ummat juga membuka kesempatan bagi para donatur di luar ponpes untuk memberikan bantuan.
“Bantuan bisa disalurkan melalui rekening Bank Muamalat an. HUSNUL KHOTIMAH KUNINGAN no. rek. 1320003477, ” sebutnya. (deden)

Advertisement
Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Education

KUNINGAN (MASS) – Anggota Koramil 1514/Mandirancan melaksanakan kegiatan pembekalan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) bagi siswa kelas 8 Ponpes Husnul Khotimah 2 Desa Pancalang, Kecamatan Mandirancan,...

Education

KUNINGAN (MASS) – Proses Karantina yang dilaksanakan Ponpes Husnul Khotimah berbuah manis. Data terbaru, santri yang sembuh bertambah 112 orang. “Alhamdulillah, atas izin Allah...

Education

KUNINGAN (MASS) – Angka kesembuhan santri Ponpes Husnul Khotimah dari terjangan corona cukup signifikan. Setelah kemarin sembuh 145 orang, kini bertambah 131 orang. “Alhamdulillah,...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Setelah dipanggil Badan Kehormatan (BK) DPRD Kabupaten Kuningan, Yayasan Husnul Khotimah menyebut tidak mau intervensi lebih jauh masalah yang sedang jadi...

Advertisement