Jalan Langseb–Bendungan Rusak Parah, Dr. Tohana: Pemkab Kuningan Jangan Tutup Mata, Segera Perbaiki!

KUNINGAN (MASS) – Kondisi jalan penghubung Desa Langseb menuju Bendungan dikeluhkan warga. Aspal terkelupas, lubang menganga, dan membahayakan pengendara. Tokoh masyarakat Langseb, Dr. Tohana, mendesak Pemerintah Kabupaten Kuningan segera bertindak.

“Pemandangan jalan Langseb–Bendungan memprihatinkan. Goreng jalan na,” kata Tohana, Selasa (15/4/2026). Istilah “goreng jalan na” ia pakai untuk menggambarkan kondisi aspal yang sudah hancur seperti kerupuk digoreng—rapuh, retak, dan mengelupas.

Jalan Langseb–Bendungan merupakan jalur vital warga untuk aktivitas pertanian, ekonomi, pendidikan, dan kesehatan. Kerusakan yang dibiarkan membuat waktu tempuh lebih lama, biaya perawatan kendaraan membengkak, dan risiko kecelakaan meningkat, terutama saat hujan.

“Ini bukan soal estetika. Ini soal keselamatan dan ekonomi warga. Motor rusak, hasil tani telat ke pasar. Yang rugi rakyat kecil,” tegas Tohana.

Dr. Tohana menekankan kritik ini bukan untuk menjatuhkan, tapi mengingatkan. “Nu penting mah inti na kritik pemerintah. Kalau jalan bagus, kami apresiasi. Kalau rusak, wajib kami suarakan,” ujarnya.

Ia meminta Pemkab Kuningan melalui Dinas PUTR segera turun, melakukan asesmen, dan masukkan ruas Langseb–Bendungan dalam prioritas perbaikan tahun ini. “Jangan tunggu ada korban. Jangan tunggu viral dulu baru bergerak,” katanya.

Warga Langseb berharap pemerintah tidak tutup mata. Jalan mulus adalah hak dasar, bukan hadiah. Perbaikan infrastruktur desa sama pentingnya dengan proyek di pusat kota.

“Semoga diperhatikan Pemda Kuningan. Kami bayar pajak, kami butuh jalan layak,” tutup Tohana. (eki)