Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Headline

Istri Kades Selingkuh Dengan RT, Warga Datar Ngamuk

KUNINGAN (MASS) – Kejadian menggemparkan terjadi di Kuningan bagian timur, tepatnya Desa Datar Kecamatan Cidahu, Rabu (4/1/2022) ini, dimana istri kepala desanya ketahuan berselingkuh dengan RT.

Perselingkuhan itu, membuat geger dan memicu emosi warga. Apalagi, yang selingkuh itu bukan hanya perangkat desa sebagai RT, tapi juga bekerja di kediaman kades.

Dalam video yang beredar, nampak warga ngamuk-ngamuk dan menyoraki pelaku. Beberapa warga bahkan tak bisa menahan diri dengan melayangkan pukulan dan tendangan ke pelaku.

Akibat kericuhan tersebut, Polsek Cidahu dan Koramil setempat sampai harus mengamankan pelaku agar tidak jadi korban amukan massa.

Belakangan, diketahui skandal perselingkuhan sendiri terbongkar oleh anak Kades Datar yang curiga ibunya memiliki hubungan khusus dengan laki-laki lain. Kecurigaan itu berawal dari WA.

Sang anak, menyelidiki WA dan menemukan chating antara E (istri kades) dan T (ketua RT). Chattingan itu bahkan diprintnya sebagai barang bukti.

Setelah memegang bukti itulah, sang anak bersama warga mendatangi rumah T untuk mengklarifikasi hal tersebut. Pelaku membenarkan hal tersebut dan memicu kegeraman warga.

Camat Cidahu Agus Suryo Septiyudi mengkonfirmasi kejadian itu. Dirinya mengatakan, saat ini Kades sudah minta ijin tidak bertugas sampai hari Jumat. Kades juga dikabarkan sudah mengetahui kecurigaan itu, dan pergi dari rumah dari malam hari sebelum kejadian.

“Pelayanan desa tetap berjalan seperti biasanya,” jawabnya saat ditanya apakah dengan adanya hal tersebut, pelayanan desa jadi terganggu atau tidak.

Sementara, Sekertaris DPMD H Ahmad Faruq S Sos M Si saat ditanya apakah itu akan berpengaruh pada jabatan Kades yang melekat pada suaminya, Faruq menjawab tidak.

Saat dibandingkan dengan kejadian Desa Cibinuang, Faruq menyebut beda pelaku. Meski sama-sama beririsan dengan kasus perselingkuhan (hal yang mungkin pribadi), Kades Cibinuang justru sampai diminta mundur.

“Henteu (tidak akan berpengaruh pada Kades). Pan pelakuna oge sanes Kades (Kan pelakunya juga bukan Kades),” jawabnya. (eki)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Incident

KUNINGAN (MASS) – Akhir-akhir ini, hujan lebat terus menerus terjadi di Kabupaten Kuningan. Kejadian demi kejadian, terutama longsor dan banjir, menyusul terjadi di banyak...

Village

KUNINGAN (MASS) – Wacana permintaan perpanjangan masa jabatan kepala desa menjadi 9 tahun, mendapat tanggapan dari Akdemisi Hukum Dr Suwari Akhmaddhian SH MH. “Masa...

Politics

JAKARTA (MASS) – Wacana perpanjangan masa jabatan kepala desa (kades) dari 6 tahun ke 9 tahun disoroti Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Yanuar...

Anything

KUNINGAN (MASS) – Belakangan ini, masyarakat dibuat khawatir dengan keberadaan tower yang ada di area pemukiman. Bukan tanpa alasan, nampaknya cuaca ekstrem dengan intensitas...

Advertisement