Kembali Terbakar, Api Hingga Selasa Siang Masih Berkobar di Gunung Ciremai

KUNINGAN (MASS)- Gunung Ciremai kembali berkobar sejak Senin siang dan hingga Selasa api masih menyala di lereng utara Gunung Ciremai. Dikuti dari IG gunung_ciremai,  jilatan api mencapai delapan meter dan angin sangat kencang.

“Jilatan lidah api mencapai empat sampai delapan meter. Angin sangat kencang,” ujar  Idin Abidin, petugas Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) melalui pesan singkat pagi tadi.

Diterangkan, sebagian api juga menyala di hutan alam gunung Ciremai. Hal ini terpantau dari kepulan asap di antara dahan dan tajuk pepohonan besar.

Tim gabungan yang memadamkan dari Majalengka dan Kuningan terus berupaya mengendalikan si jago merah dengan sekat bakar, “jet shooter”, dan peralatan tangan.

Sementara itu Ahmad Fuad, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) I Kuningan terus melakukan droping personil. Ia mengatakan, Tim Sapu Jagat, desa Setianegara, Cilimus, Kuningan, Jawa Barat siap meluncur sore ini.

“Mereka akan berangkat via blok Liang Angin dekat Cidewata, Majalengka. Untuk antisipasi menghadapi ancaman medan, mereka akan dipandu tim Bagong”, tambah Ahmad Fuad.

Sedangkan posko Bukit Seribu Bintang terus melakukan monitoring dan pengkoordinasian penyaluran personil dan logistik ke titik api. Sementara itu cuaca Selasa siang  memang terasa panas yang disertai angin kencang tentu hal ini akan menjadi tantangan bagi petugas.

Menurut situs “Lapan Fire Hotspot” sampai Senin pukul 20.00 terdapat enam titik panas di gunung Ciremai. Titik panas tersebut menyebar dan mendekati kaki blok gunung Dulang di Kuningan hingga Bantaragung di Majalengka dengan tingkat kepercayaan 80 sampai 100 persen.

Menurut situs weather.com selama enam hari ke depan hujan tak akan mengguyur gunung Ciremai. Hujan diprakirakan akan turun pada Minggu (27/10).

Selama sepekan ini kecepatan angin antara 10 sampai 18 kilometer per jam dengan suhu 4 sampai 18 derajat celcius. (agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com