Elit Sentuh Lokasi yang Belum Terjamah

KUNINGAN (MASS) – Wilayah timur Kabupaten Kuningan masih dalam keadaan berduka pasca bencana yang terjadi beberapa waktu lalu dari satu titik ke titik yang lain. Bahkan bencana ini membuat warga harus mengungsi meninggalkan tempat tinggal mereka demi keselamatan jiwa.

Kondisi tersebut menjadi magnet bagi warga kuningan yang bersedia mendermakan sebagian hartanya untuk para korban. Seperti dilakukan keluarga besar Fikri Gani, yaitu Hj Elit Nurlitasari, dari pagi hingga sore hari berkeliling ke sejumlah titik kejadian bencana hanya untuk menyapa warga dan memberikan bantuan kepada korban bencana.

Tidak tanggung-tanggung, empat kecamatan atau lima lokasi bencana langsung digarap dalam satu hari dalam pembagian bantuan bencana bersamaan dengan DPD Partai Nasdem Kuningan.

Dengan membawa satu colt bak penuh berisikan bantuan seperti air mineral, sekop, alat pel karet, hingga bantal dan sandal rombongan Hj Elit Nurlitasari dikawal oleh rombongan DPD Partai Nasdem Kuningan yang membawa bantuan berupa mie instan, beras dan lainnya.

Diawali di Desa Cipondok Kecamatan Cibingbin yang belum tersentuh bantuan hingga mereka datang, rombongan itu tidak segan memberikan bantuan seadanya untuk mereka yang berada di Desa Cipondok yang telah kehilangan tempat tinggalnya karena dihantam derasnya arus sungai.

Usai dari Desa Cipondok, rombongan langsung bergeser ke Desa Randusari Kecamatan Cibereum yang terjadi bencana pergerakan tanah. Disana warga telah mengungsi dari tempat tinggal mereka dikarenakan rumah mereka rusak akibat tanah bergeser. Penyerahan bantuan diserahkan langsung di balai Desa Randusari yang diterima langsung oleh Kepala Desa Randusari dan disaksikan oleh Camat Cibereum.

Kemudian rombongan kembali bergeser ke Desa Jabranti Kecamatan Karangkancana tepatnya di Dusun Gunungjawa ditempat pengungsian warga, disana bantuan yang sama diserahkan kepada kepala desa setempat yang disaksikan oleh Camat Karangkancana yang kebetulan ada di lokasi.

Setelah itu, masih dalam satu kecamatan, rombongan bergeser ke Desa Kaduagung tempat pengungsian warga Dusun Cipari Desa Margacina Kecamatan Karangkancana yang mana desa mereka tinggal juga terancam bergeser tanahnya.

Disana, bantuan langsung diserahkan dan Hj. Elit Nurlitasari menyempatkan menyapa ibu-ibu yang ada di dalam aula balai desa itu. Bahkan memberanikan menggendong bayi yang tadinya sempat rewel ketika digendong orang tuanya, lalu menjadi tenang setelah digendong olehnya.

Elit meminta kepada warga yang mengalami musibah bencana agar tetap bersabar dan tidak resah. Sebab menurutnya Allah memberikan cobaan kepada umatnya tidak melebihi batas kemampuan umatnya.

“Sabar ya ibu-ibu, semoga bantuan yang saya berikan bermanfaat untuk semua. Insyallah jika ada kesempatan lagi nanti akan silahturahmi kembali,” ujar Elit, belum lama (25/2/2018).

Sementara salah seorang warga yang menerima bantuan, Yusmiati (39) warga Desa Cipondok mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan yang diberikan, sebab pasca kejadian hingga kedatangan rombongan belum tersentuh bantuan sama sekali.

“Terima kasih banyak atas bantuannya bu. Semoga ibu diberkahi,” kata Yusmiati sambil menangis.

Hal serupa juga disampaikan warga yang mengungsi di Desa Kaduagung, Ratnati menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan. dirinya berharap cobaan yang ditimpanya bersama warga lainnya cepat selesai.

“Dan buat ibu Elit terima kasih banyak atas bantuan yang diberikan,” ujar Ratnati. (deden)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com