Hari Pancasila dan Alasan Bulan Juni Disebut Bulan Bung Karno, Presiden Pertama RI

KUNINGAN (MASS) – Hari ini, Senin (1/6/2026), merupakan hari pertama Bulan Juni. Bulan Juni sendiri, kerap disebut-sebut sebagai Bulan Bung Karno, sapaan akrab Ir Soekarno, Presiden RI pertama.

Bukan tanpa alasan Juni disebut Bulan Bung Karno terutama bagi PDI Perjuangan, partai yang digawangi Ketua Umum Megawati Soekarno Putri, anak dari Bung Karno. Beberapa momen besar Bung Karno, terjadi pada bulan Juni, mulai dari hari lahir, hari momen bersejarah Bung Karno, sampai hari kematian.

“Bagi PDI P, Bulan Juni ini dijadikan sebagai bulan Bung karno karena pada Bulan Juni banyak peristiwa terjadi berkaitan dengan perjuangan Bung Karno antara lain 1 Juni sebagai hari lahir Pancasila, ⁠6 Juni hari nya Bung Karno, ⁠21 juni haul bung karno,” jelas kata Ketua DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Kuningan, Nuzul Rachdy SE.

Dikatan Zul, sapaan akrabnya, untuk memperingati hari Pancasila, semua KSB DPC PDI P dan fraksi mnghadiri upacara peringatan lahir Pancasila di sekolah partai PDI Perjuangan di Jl Lenteng Agung Raya No.99 Jakarta.

Meski begitu, lanjut Zul, sesuai dengan instruksi DPP, pihaknya akan melaksanakan kegiatanperingatan Bulan Bung Karno di masing masing kcamatan oleh PAC di 32 kecamatan dengan berbagai kegiatan seperti diskusi kebangsaan, lomba pidato Bung Karno, aksi sosial, senam masal, turnamen voli dan lainnya.

Hari Lahir Bung Karno

Presiden Pertama RI, Ir Soekarno, lahir pada 6 Juni 1901. Dari berbagai literatur, diketahui nama pertama Bung Karno adalah Koesno Sosrodihardjo.

Lahir di Surabaya, Koesno dikabarkan sering sakitan. Orang tuanya akhirnya memilih mengganti nama Koesno menjadi Soekarno.

Hari Kematian Soekarno

Lahir Bulan Juni, Bung Karno juga menghembuskan nafas terakhirnya pada bulan yang sama, tepatnya tanggal 21 Juni 1970.

Ia meninggal di RSPAD Gatot Subroto Jakarta. Bung Karno tutup usia setelah kesehatannya memburuk. Dipercaya, kondisi ginjal yang terus memburuk jadi penyebab utama meninggalnya Bung Karno.

Dari RS Gatot Subroto, Presiden pertana RI itu dibawa ke Wisma Yasa untuk kemudian disemayamkan.

Hari Lahir Pancasila

Salah satu momen besar yang menjadi tonggak negara adalah lahirnya Pancasila. Istilah ini juga dicetuskan Ir Soekarno, dalam sidang BPUPKI yang berlangsung selama 3 hari, 29 Mei – 1 Juni 1945.

Istilah Pancasila, dikenalkan Bung Karno dengan poin-poin yang kemudian menjadi konsep dasar NKRI pada hari ketiga sidang. Sidang BPUPKI sendiri dihadiri tokoh-tokoh bangsa.

Kata Pancasila, diambil dari bahasa Sansakerta yang artinya 5 prinsis/asas. Meski momentum sejarah besar, Hari Lahir Pancasila sendiri secara resmi baru disahkan pada tahun 2016 melalui Keppres no 24 tahun 2016. (eki)