KUNINGAN (MASS) – Soal ramainya foto tak senonoh ASN di lingkungan Pemkab Kuningan, ternyata tidak ada laporan secara resmi. Hal itu diamini baik oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) maupun oleh Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kabupaten Kuningan.
Ketua KORPRI Kabupaten Kuningan, Beni Prihayatno, mengaku hingga saat ini soal foto tak senonoh itu, disebut Beni belum ada kejelasannya. Ia mengaku hanya dengar dan baca berita saja.
Kalimat itu disampaikan Beni, kala ditanya apakah ASN yang dimaksud, inisial D, pernah berkonsultasi atau bahkan meminta pendampingan dari KORPRI atas menyebarnya foto.
“Belum ada laporan dan permintaan ke KORPRI, serta belum pernah komunikasi karena bukan pengurus,” kata Beni, Sabtu (16/5/2026).
Ia menegaskan, laporan untuk tindaklanjut harus jelas data-datanya. Kejadian seperti apa, identitas dan dilakukan bersama siapa, alamat hingga dimana kejadiannya.
Beni mengatakan, di pihaknya tidak ada penyidik, karenanya harus punya dasar saat akan menindaklanjuti sesuatu hal. Pun demikian jika posisinya terbalik, ASN tersebut merasa jadi korban, pihaknya terbuka.
Seperti diketahui, sebelumnya beredar foto tak senonoh ASN yang tiba-tiba ramai jadi perbincangan publik. Foto tak senonoh itu diduga dilakukan oleh oknum ASN di lingkungan Pemkab Kuningan. (eki)