Setelah Raskin Diganti BPNT, Bagaimana Reaksi Warga?

KUNINGAN (MASS) – Bantuan raskin alias rasta sejak Oktober 2018 diganti menjadi Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dimana keluarga penerima manfaat (KPM) tiap bulan mendapatkan uang Rp110 ribu.

Dana tersebut masuk kartu kendali setiap tanggal 25 setiap bulannya. Dana tersebut diperuntukan untuk membeli beras dan telor.

Kadinsos PP dan PA Kuningan H Uus Rusnandar melalui Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin, Yusep Yanuar SSos menyebutkan, selama tiga kali penyaluran tidak ada kendala yang berarti, karena 82.830 KPM bisa membeli kebutuhan di 306 agen.

“Enaknya ada kartu kendali itu warga bisa membeli beras sesuai dengan keinginan. Kalau di rumah masih ada meski uang sudah masuk, maka warga bisa menahannya ,” jelas mantan Kabid Kebudayaan itu, kepada kuninganmass.com Rabu (30/1/2019).

Selain itu juga dengan dana Rp110 ribu, maka bisa memilih beras sesuai dengan keinginan. Hal ini berbeda dengan ketika diberikan raskin yang terkadang tidak sesuai dengan keinginan.

“Inya Allah akan selalu lancar dan kami juga selalu mengontrol setiap bulannya. Para agen pun paham dengan tugasnya sehingga akan memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.(agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com