Saatnya Kembali ke Pangan Pituin!

KUNINGAN (MASS) – Tidak bisa dipungkiri saat ini warga Indonesia dimanjakan dengan pangan non pribumi. Dampak bisa terlihat dimana pangan pituin mulai disingkarkan.

Padahal pangan pituin alias lokal sudah jelas memberikan manfaat kepada kita. Para orang tua dulu kondisi badan sehat dan juga jarang terkena serang yang aneh-aneh.

Berawal dari kondisi ini maka  Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Kuningan tidak tinggal diam. Pada Peringatan Hari Pangan Sedunia ke XXXVII tahun 2017 tingkat Kabupaten Kuningan memilih tema “Bersama Generasi Muda Mari Kita Kembali ke Pangan Lokal/ Pangan Pituin”

Tema itu buka hanya sekedar tema namun banyak makna yang terkandung. Sebab, apabila tidak melakukan langkah nyata maka pangan pituin akan punah.

Sementara itu,    Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Kuningan Dr Ukas Suharfaputra menyebutkan, kegiatan peringatan ini  bertujun ntuk mengingatkan kesadaran dan tindakan masyarakat terhadap kelaparan dan kekurangan gizi.

Selain itu,  terciptanya sistem pangan global yang efektif. Lalu,  meningkatkan kesadaran pentingnya mempertahankan ROHdiSi ketahanan pangan di seluruh tingkatan mulai dari tingkat Desa, kecamatan dan Kabupaten.

Hal ini  untuk mewujudkan masyarakat Kuningan bebas dari kelaparan dan rawan pangan. Kemudian Terinformasikannya kebijakan dan kemajuan pembangunan ketahanan pangan Kabupaten Kuningan kepada ke masyarakat.

“Peserta Peringatan Hari Pangan Sedunia Tingkat Kabupaten Kuningan terdiri  dari 300 orang. Mereka  terdiri dari Dinas l Badan/Kantor 60 orang, Para Kelompok Pengolah Pangan I KWT sebanyak 64 orang, kelompok pembudidaya ikan, pengolah lkan dan perikanan tangkap sebanyak 100 orang. dan sisanya tamu undangan lainnya sebanyak 76 orang,” tandas Ukas usai acara Rabu  (6/12/20170 yang mengambil tematp di di Open Space Galery Kertawangunan Kecamatan Sindangagung.

Sementara itu, kegiatan jenis Iomba yang telah dilaksanakan adalah penilaian kinerja Kelompok Lumbung Pangan Masyarakat, Lembaga Distribusi Pangan. Lalu,  Desa Mandiri Pangan, Kawasan Rumah Pangan Lestari, Pelaksanaan Perbup 30 tahun 2017 tentang penggunaan pangan pituin pangan Iokal untuk tingkat Dinas dan Kecamatan.

Pada kesempatan ini juga ada deklarasi swasembada ikan tahun 2022. Hal inisiatif  dari para kelompok pembudidaya ikan (pokdakan), kelompok usaha bersama (KUB) nelayan tangkap dan kelompok pengolah I pemasaran hasi| perikanan (Poklahsar) sebanyak 100 kelompok perwakilan se Kabupaten Kuningan.

Terpisah, Bupati Kuningan H Acep Purnama yang membuka acara mengharapkan masyarakat Kabupaten Kuningan untuk meningkatkan ketahanan pangan, dengan kembali kepada pangan lokal.

“Mari kita meningkatkan kemandirian ekonomi dengan meningkatkan ketahanan pangan lokal. Jangan gensi justru sehat,” kata Bupati Acep Purnama.(agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com