Disperindag Sisir Produk Ikan Kaleng Bercacing, Hasilnya?

KUNINGAN (MASS)-  Pemkab Kuningan melalui Disperindag Kuningan bergerak cepat usai ada pengumuman dari BPOM RI terkait adanya produk ikan kaleng yang mengadung parasit cacing. Mereka Selasa (10/4/2019) pagi melalukan penyisiran ke dua pasar swalayan dan dua pasar tradisonal.

Seperti diketahui  tanggal 22 maret 2018 BPOM mengummumkan adanya temuan cacing pada produk ikan kaleng. Dari pengujian 541 sampel ikan kaleng terdiri dari 66 merek, ternyata 27 merek (138 bets) positif mengadung parasit cacing.

Ke 27 merek itu, 16 produk impor dan sisanya produk dalam negeri. Dominasi produk yang mengandung parasit cacing adalah impor, karena produk dalam negeri berasal dari impor.

Rombongan yang terdiri dari 15 orang itu berasal dari Disperindag, Dinas Kesehatan, pihak kepolisian serta beberapa pihak terkait. Setelah menelusuri ke Pasar Kepuh, Pasar Baru, Toserba Surya dan Yogya hasilnya nihil.

“Kami melakukan ini menindaklanjuti BPOM. Disperindag sendiri sejak tanggal 26 Maret langsung menyebar surat ederan ke semua pelaku usaha. Pada hari ini ingin mengecek sejauh mana pelaku usaha mentaati imabuan itu,” ujar kadisperindag Agus Sadeli MPd.

Agus yang didampingi Kabid Perdagangan Erwin Erawan SE mengatakan, tim berangkat jam 10 pagi dan usai jam 2 siang. Pihak merasa bersyukur ternyata produk yang 27 itu sudah tidak dipajang lagi oleh penjual.

Agus menerangkan, ke 27 produk ikan kaleng itu berjenis ikan makarel, karena ikan kaleng itu jenisnya banyak, sehingga jenis ikan kaleng lainnya aman.

Dengan adanya penyisiran dan juga dinyatakan di Kuningan bebas, maka konsumen tidak perlu khwatir karena pemerintah akan melindungi warganya.

Mantan Kadiskominfo ini mengimbau kepada masyarakat apabila menemukan produk bermasalah dapat menghubungi contact center halo BPOM di nomor telepon 1-500-533, atau SMS 0-8121-9999-533.

Agus juga meminta warga untuk lebih cermat dan hati-hati dalam mebeli produk pangan. Selalu ingat cek KLIK (Kemasaan, Label, Izin Edar dan Kadaluarsa).

“Pada kesempatan itu kami buka hanya menyisir ikan kaleng, tapi juga produk lain dan Allhamdulillah aman,” pungkas pria yang masuk kandidat calon Sekda Kuningan itu.(agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com