77 Hektar RPH Desa Dukuh Badag Ditanami Jagung Bisma

CIBINGBIN (Mass) – Bupati Kuningan, H Acep Purnama SH MH bersama Dandim 0615 Kuningan, Letkol Inf Arief Hidayat SIP, Kapolres Kuningan, AKBP M Syahduddi SIK MSi secara simbolis menanam jagung varietas Bisma di lahan petak seluas 77 Hektar RPH Desa Dukuh Badag Cibingbin Kuningan, Kamis (16/6). Kegiatan penanaman pohon jagung ini merupakan kerjasama antara pemerintah daerah bersama Kodim 0615, Perhutani, dan JKMP4 Kuningan.

Dandim 0615 Kuningan, Letkol Inf Arief Hidayat SIP kepada awak media menyampaikan bahwa, ketahanan pangan merupakan sebuah hal penting yang harus dicermati secara seksama dan perlu juga diresapi bersama.

“Sebab, tujuan dari kegiatan ini untuk mengingatkan kita semua atas pentingnya ketahanan pangan, serta sebagai salah satu cara untuk mengentaskan kemiskinan. Karena apa, salah satu permasalahan yang kita hadapi adalah angka kemiskinan yang tinggi terutama di kalangan para petani,” katanya.

Bupati Kuningan, H Acep Purnama SH MH  menyambut baik adanya kegiatan penanaman tersebut. Sebab, hal tersebut merupakan salah satu bentuk menuju ketahanan pangan.

“Ketergantungan bangsa kita terhadap bahan pangan yang berasal dari luar negeri sangatlah besar. Misalnya seperti bahan baku tahu tempe yang terbuat dari kedelai, dimana hampir 90 persen  kedelainya berasal dari luar negeri, sehingga kita harus  berusaha untuk mengurangi ketergantungan terhadap bangsa lain tersebut,” bebernya.

Dikatakan, kegiatan yang dilakukan merupakan sebuah kerjasama antara Dandim 0615 bersama Perhutani dan Pemerintah Daerah. “Dengan prinsip kegotongroyongan akan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. Seperti sekarang ini, lahan Perhutani yang luas ini dimanfaatkan untuk menanam jagung, sehinggga akan membantu para petani,” ujarnya.

Sementara perwakilan Administratur Perhutani KPH Kuningan dalam kesempatan itu menyampaikan, bahwa kegiatan penanaman lahan Perhutani tersebut merupakan kegiatan kerjasama antara Perhutani dengan Kodim 0615 Kuningan, dalam rangka ketahanan pangan yang dilaksanakan pada lahan bekas tebangan sekitar 1,9Ribu Hektar, dimana dari luas tersebut sekitar 40 persen masih bisa ditanami. (andri)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com