Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Sport

Gol semata wayang pemain Persib U-19 bawa Manguntapa Hajar Gapura

KUNINGAN (MASS)- Pada hari Jumat 26 Februari tersaji pertandingan yang bertajuk persahabatan Derby kalsik Kecamatan Pasawahan mempertemukan dua tim yang sudah tidak asing lagi di telinga pecinta yakni Gapura FC Cimara Vs Manguntapa FC Singkup.

Duel ini merupakan pertandingan yang prestisius bagi kedua tim yang berlaga di sore itu, karena dari kedua tim berisikan pemain pemain yang berpengalaman di kampungnya.

Bahkan Team Besutan David Male Manguntapa FC dihuni oleh pemain Persib U19 yaitu Rian. Terlihat dari Gapura FC, dimanageri oleh Dadi (Kodil) dan Hanna ((Anoii) salah satu istri pemain Gapura FC)) serta asisten pelatih tampil Ismail mempersiapkan formasi andalannya yaitu 4-4-3.

Dengan susunaan pemain babak kedua Gapura FC duet bek Yayat Airlangga dan (uriel) selaku kapten tim, pemain sayap serang simungil Jimmy dan legend Agus (BajlogDrogba).

Dilini tengah m3nduetkan antara manjul (bale) dan Kriswandi (ucok) si gelandang pengangkut galon dan Semen proyek. Serta gelandang serang Ayub Sule serta mbek sayap Martin Silva (Okak) dan Hery oyoy (oglek), kiper handal Iman (mbe).

Kemudian Gapura fc membawa pemain cadangan yakni Afif Dm. Lili rumli, ,egy,rohim boy, yawes limit, zaenal BJM, rizal dan wawan wantek.

Sementara itu dari kubu lawan yakni mangun tapa FC, manager David male dan status sebagai pemain terkam itu tidak mau kalah dengan menempatkan formasi terbaiknya untuk menghadapi lawannya Gapura FC Cimara.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Mereka memasangkan pemain hebat Persib U19 yaitu Rian dan striker Andalan David male serta gelandang serang terbaik dr FBI yaitu Ledi Besuki.

Beralih ke pertandingan babak pertama, Gapura FC yang sore itu mengenakan Jersey home nya yang berwarna biru muda. Sedangkan untuk lawannya maguntapa FC mengenakan Jersey away berwarna hitam merah salur.

Bermain di Lapang netral tepat nya di lapangan Bola Sirnabaya Desa Mandirancan. Walau diguyur hujan kecil namun wasit meniup peluit tanda dimulainya pertandingan tepat pukul 16.00.

Kedua tim tampak bersemangat untuk mencetak gol di menit menit awal pertandingan, hal itu terlihat dengan serangan silih berganti dari kedua tim melalui permainan apiknya.

Tercatat serangan dari Gapura FC melalui gelandang sayap nya agus Bully Drogba berhasil menggiring bola melewati 2 pemain belakang tetapi di kotak 𝙥𝙚𝙣𝙖𝙡𝙩𝙮 𝙖𝙜𝙪𝙨 Bajlog dilanggar dan menghasilkan penalty bagi Gapura FC.

Dan Manjul sebagai eksekutor gagal mencetak gol dari titik 11 meter itu karena tendangan terlalu pelan akibat genangan air di lapangan.Dan Gapura FC gagal mencetak golnya.

Tak mau kalah dengan Gapura FC Manguntapa FC yang dihuni pemain Persib Itu langsung tancap gas menyerang sampai sampai Uriel sebagai kapten team bernomor punggung 18 itu jatuh bangun menahan serangan dari Manguntapa FC.

Ia sempat mengalami kesakitan ditulang kering tetapi dengan semangat juang yang tingginya bisa melanjutkan pertandingan. Tetapi walau serangan silih berganti Skore kaca mata sampai akhir babak pertama.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pada babak kedua, Gapura FC melakukan sedikit perubahan dengan memasukan Egy,Rohim mas boy dan juga Zaenal untuk menggedur Manguntapa FC.. Terlalihat taktik jitu itu membuahkan hasil yang cukup baik penguasaan bola terus di dominasi oleh Gapura FC.

Tetapi sayang begitu sayang Keterusan dan keasyikan menyerang Gapura FC malah kebobolan di menit menit akhir babak kedua berawal dari pemian Persib U19 melakukan umpan one two dengan gelandang serang ledi Besuki.

Dia berhasil melewati Yayat Airlangga okay yang sekaligus Pemian paling belakang dengan tenang nya berhasil mencoploskan bola dengan baik ke gawang Gapura FC yang dijaga oleh iman (mbe).

Sehingga merubah skor menjadi 0-1 untuk kemenangan Manguntapa FC dan bertahan hingga akhir babak kedua..
‌
Seusai pertandingan, manager kedua tim yakni asisten Pelatih Tampil Ismail dari Gapura FC dan David dari Manguntapa FC berbincang bersama penuh keakraban.

” Ya, ini hanyalah pertandingan persahabatan, kalah menang sudah biasa yang penting silaturahimnya tetap terjaga. Walau kami menggunakan pemain Persib U19, tetapi Gapura FC Cimara bermain sangat bagus dan apik,” tutur David kepada Kuninganmass

Kekalahan ini tidak begitu mengecewakan bagi Gapura FC Cimara. Pasalanya walau kalah tetapi bermain apik dan menyerang hanya saja dewi portuna tidak berpihak kepada Gapura.

“Besar harapan kami tetap semoga Gapura FC Cimara Bisa terealisasikan melalui aparat desa untuk mmperbaiki dan melebarkan lapangan bola Cimara agar lebih baik dan lebih maju lagi.. Aamiin,” ujar Kapten team Gapura FC Uriel. (agus)

Advertisement. Scroll to continue reading.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Advertisement