Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Government

genjot PAD, Aset tanah yang belum dimanfaatkan Bisa Disewakan

KUNINGAN (MASS)-  Sekda Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar, MSi membuka sekaligus memberikan arahan pada Rapat Inventarisasi Aset Tanah Yang Ada di Kelurahan bertempat di Ruang Rapat Linggajati, selasa (3/3/2021).

Dian mengatakan, pengamanan aset tanah pemda, harus memenuhi beberapa unsur tertib administrasi, tertib hukum dan tertib fisik, sehingga dengan potensi yang ada dapat mengoptimalkan pendapatan daerah dari pemanfaatan tanah.

Selanjutnya Ia menjelaskan bahwa, dengan adanya penertiban pemanfaatan aset secara maksimal  akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Dalam rangka pemberdayaan ini PAD akan meningkat, dan mohon bantuannya setiap tahun karena BPKAD ada proses dimana untuk pengsertifikatan, dengan begitu untuk dibantu kelengkapan dokumennya.” ujarnya

Selain itu, Sekda meminta agar di wujudkan suasana kebatinan terkait SKPD dan Kelurahan, sehingga nanti pengelolaan aset akan terbimbing dengan baik.

Serta diharapkan kepada Camat dan Lurah untuk bisa koperatif dan transparan melaporkan aset-aset yang ada di wilayahnya masing-masing.

“Kita sudah memulai langkah-langkah yang cukup bagus, salah satunya dengan menertibkan satu persatu datanya.” ujarnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sementara Kabid Aset BPKAD John Raharja, SIP MSi mengatakan bahwa, rapat pengamanan aset pemerintah daerah sangat penting, karena sesuai hasil pertemuan bersama Korsupgah KPK (Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi) dengan Pemda se-Jawa Barat dan Kepala Kanwil BPN Jawa Barat, untuk tertib adminstrasi, tertib hukum berserfitikat, serta tertib fisik dengan adanyanya pematokan dan pemasangan plang.

Selain itu, pengamanan dan pengendalian aset dan tanah Pemda yang dimanfaatkan sesuai dengan prosedur akan menghindari dari adanya penyerobotan tanah secara tidak sah.

Untuk diketahui PP No 27 tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara Dan  Barang Millik Daerah, dan Permendagri No.19 tahun 2016 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Barang Milik Daerah.

“Aset tanah yang belum dimanfaatkan sesuai dengan tupoksi atau kedinasan dapat dikerjasamakan atau disewakan terhadap pihak ketiga, untuk upaya penerimaan dana guna meningkatkan income PAD,” jelasnya.

Hal tersebut merupakan upaya  Pemda melakukan pengamanan dan pengendalian aset, dan tanah Pemda yang dimanfaatkan sesuai dengan prosedur dapat meminimalisir penyerobotan dan penguasaan tanah oleh pihak yang tidak berkempentingan.

Selanjutnya Ia menegaskan, peran Kelurahan sebagai garda terdepan harus aktif memanfaatkan aset Pemda di daerah masing-masing.

“Dengan adanya mindset lurah adalah garda terdepan itu yang harus tetap terjaga.” lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama pula, Kepala BPKAD Dr A Taufik Rohman MSi MPd meminta kepada seluruh Kelurahan harus membantu BPKAD dalam pengumpula data, dan harus menjadi jembatan informasi yang terjadi di masyarakat karena untuk menjaga kondusifitas masyarakat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Tak lupa Kepala BPKAD mengucapkan terima kasih kepada Kelurahan, karena sudah memberikan sinergitas kepada BPKAD untuk mengamankan aset Pemda terutama tanah dan bangunan. Turut hadir Camat Cigugur Didin Bahrudin, Plt Camat Kuningan, , serta Lurah se-Kabupaten Kuningan. (agus)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like

Netizenmass

KUNINGAN (MASS) – Mari kita bayangkan sejenak, ada 2 pintu masuk di tempat wisata. Yang satu adalah taman hiburan yang menggunakan pintu yang disebut...

Government

KUNINGAN (MASS) –  Naik dan naik terus naik kasus positif di Kabupaten Kuningan. Kondisi tidak bisa dihindari selama warga masih abai terhadap protokola kesehatan....

Business

KUNINGAN (MASS) – Bagi kalian yang mungkin butuh kertas atau berbagai jenis ATK, baik untuk keperluan komersil atau keperluan pribadi, tempat yang satu ini...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Dua rumah warga yang berada di kampung Cijambu Dusun Puhun Desa/Kecamatan Subang dilaporkan ‘bengkah’ atau tanah bergerak (tanah terbelah) Hal tersebut,...

Advertisement