KUNINGAN (MASS) – Kontingen Husnul Khotimah 2 (HK2) berhasil menorehkan lima prestasi membanggakan dalam ajang World Robotic Center Competition (WRCC) 2026 di Universiti Putra Malaysia Selangor, Malaysia. Kompetisi robotika internasional tersebut berlangsung pada 11–12 Agustus 2026 dan diikuti 1.257 peserta dari berbagai negara di Asia.
Dalam kompetisi tersebut, kontingen HK2 berhasil meraih 5 prestasi meliputi 2nd Gold Medal Close Category Soccer Robot oleh Faeyza Aqila F, Hilal Al Fahrezy, dan M Ihsan Khalilurrahman; 1st Bronze Medal Close Category Sumo Robot oleh Aufa Asyam K, Hanan Gz, dan Zaydan Kautsar Alfatih.
Kemudian 1st Runner Up Open Category Transporter Robot; 1st Silver Medal Close Category Transporter Robot oleh Sagara Arta, M Rizqi Mubarok, Syamil Azzam M, dan Rafa Fauzan K; serta 3rd Champion Open Category Line Follower Robot oleh Syamil Azzam M, Rafa Fauzan K, Hanan Gz, dan Zaydan Kautsar Alfatih.
Prestasi tersebut diraih oleh para santri yang telah melalui berbagai tahapan pembinaan, persiapan, dan latihan untuk meningkatkan kemampuan robotika, pemrograman, strategi perlombaan, serta kerja sama tim.
Kepala Madrasah Husnul Khotimah 2, Ust Ayip Muftahudin SPd, menyampaikan rasa syukur dan bangga atas prestasi yang berhasil diraih para santri dalam ajang WRC 2026.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan bangga atas capaian anak-anak dalam kompetisi ini. Lima prestasi yang diraih merupakan buah dari kerja keras, latihan, semangat, dan perjuangan para santri bersama para pembimbing,” ungkapnya, Jumat (14/8/2026).
Menurut Ust Ayip, capaian tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan bagi madrasah, tetapi juga turut mengharumkan nama Kabupaten Kuningan dan Jawa Barat di kancah internasional, sekaligus menjadi bukti bahwa para santri memiliki potensi besar untuk berkembang dan berprestasi di berbagai bidang, termasuk teknologi dan robotika.
Mudir Ma’had Husnul Khotimah 2, KH. Fauzi Muhammad Ali Lc, turut mengapresiasi capaian tersebut dan berharap prestasi di ajang internasional ini dapat menjadi pemantik bagi santri untuk semakin mengeksplorasi ilmu pengetahuan dan teknologi.
“Kami bersyukur atas prestasi yang diraih anak-anak, namun yang lebih penting adalah bagaimana prestasi ini menjadi pemantik agar santri semakin mengeksplorasi ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujarnya.
Keberhasilan kontingen HK2 di WRCC 2026 diharapkan dapat menjadi motivasi bagi santri lainnya untuk mengembangkan minat dan bakat sesuai bidang yang diminati serta terus berkarya dan berinovasi. (eki)