CIREBON (MASS) – Dalam upaya meningkatkan kesadaran remaja terhadap pentingnya menjaga kesehatan, dilakukan melalui rangkaian kegiatan Posyandu Remaja (Posrem) yang dilaksanakan di tiga lokasi di Kota Cirebon pada Sabtu (26/9/2026) kemarin.
Kegiatan tersebut meliputi Posyandu Remaja Gleporan di Baperkam RW 5 Pekalangan Selatan, Posyandu Remaja Cermin 1 di Mushola RW 6 Suradinaya Utara, dan Posyandu Remaja Cermin 2 di Baperkam RW 6 Suradinaya Utara. Kegiatan dilakukan bersama mahasiswa PPL UIN Syekh Nurjati Cirebon di KPA Cirebon.
Edukasi juga dilaksanakan bersama masing-masing puskesmas wilayah, yaitu Puskesmas Pekalangan untuk Posyandu Remaja Gleporan dan Puskesmas Gunungsari untuk Posyandu Remaja Cermin 1 dan Cermin 2. Acara tersebut menjadi ruang edukasi bagi remaja untuk mendapatkan informasi mengenai kesehatan sekaligus membangun kebiasaan hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 11.00 WIB melalui Posyandu Remaja Gleporan yang bertempat di Baperkam RW 5 Pekalangan Selatan. Pada kegiatan ini, remaja mendapatkan materi mengenai makanan sehat, tidur yang cukup, dan olahraga. Ketiga materi tersebut dipilih karena berkaitan langsung dengan kebiasaan sehari-hari yang berperan dalam menjaga kesehatan tubuh.
Setelah kegiatan di Pekalangan Selatan, rangkaian Posyandu Remaja dilanjutkan pada pukul 13.00 WIB di Posyandu Remaja Cermin 1, yang bertempat di Mushola RW 6 Suradinaya Utara bersama Puskesmas Gunungsari. Edukasi kembali membahas pola hidup sehat dengan mengajak remaja memperhatikan asupan makanan, memenuhi kebutuhan tidur, serta tetap aktif melakukan aktivitas fisik.
Pada pukul 14.00 WIB, kegiatan dilanjutkan di Posyandu Remaja Cermin 2 yang bertempat di Baperkam RW 6 Suradinaya Utara. Masih bersama Puskesmas Gunungsari, para remaja mendapatkan pembahasan mengenai makanan sehat, tidur yang cukup, dan olahraga. Meskipun memiliki materi utama yang serupa, kegiatan di setiap lokasi menjadi ruang interaksi tersendiri bagi remaja bersama lingkungan dan tenaga kesehatan di wilayah masing-masing.
Penyampaian materi mengenai pola hidup sehat dianggap penting karena masa remaja merupakan periode ketika seseorang mulai memiliki berbagai aktivitas dan semakin banyak menentukan kebiasaan bagi dirinya sendiri. Kesibukan sekolah, penggunaan gawai, aktivitas bersama teman, hingga berbagai kegiatan lainnya terkadang membuat pola makan, waktu tidur, maupun aktivitas fisik kurang mendapatkan perhatian.
Melalui kegiatan Posyandu Remaja, peserta diajak untuk melihat kembali kebiasaan sehari-hari yang selama ini dilakukan. Menjaga kesehatan tidak selalu harus dimulai dari perubahan besar. Remaja dapat memulainya melalui langkah sederhana, seperti lebih memperhatikan makanan yang dikonsumsi, mengatur waktu istirahat, dan meluangkan waktu untuk bergerak atau berolahraga.
Perwakilan mahasiswa PPL di KPA Cirebon, Ainun, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat penting terutama bagi generasi peenrus. “Remaja dan anak anak sangatlah penting untuk menjaga kesehatan. Karena kesehatan itu mahal dan sebagai investasi jangka panjang,” ucapnya.
Selain memberikan informasi, kata mahasiswa, kegiatan Posyandu Remaja juga menjadi sarana untuk membangun kepedulian remaja terhadap kesehatan dirinya. Kehadiran puskesmas dalam kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperoleh informasi kesehatan secara langsung dan sesuai dengan kebutuhan remaja.
Pelaksanaan rangkaian kegiatan ini, lanjutnya, turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3, yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Edukasi kesehatan kepada remaja merupakan salah satu bentuk upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak dini. (eki)
