Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Notice: Trying to get property 'post_excerpt' of non-object in /home/kuninganmass/public_html/wp-content/themes/zoxpress/zoxpress/parts/post/post-img.php on line 35

Uncategorized

Dua Bulan Lalu Warga Gunungaci juga Melihat Harimau

KUNINGAN (MASS) – Mengenai adanya harimau jawa di kawasan hutan yang berada selatan Kuningan ternyata bukan isapan jempolan belaka. Setelah Kades Pinara Warno dan Kades Cipedes Kecamatan Ciniru melihat langsung si raja hutan, kini giliran warga Desa Gunungaci Kecamatan Subang yang melihat penampakan harimau itu.

Kades Gunungaci Emon Rukmana kepada kuninganmass.com menerangkan, dua bulan lalu salah satu warganya yang bernama Edi Rusnaedi melihat hariamau. Kala, itu Edi tengah berburu babi hutan di kawasan hutan yang berbatasan dengan Desa Pinara.

“Ketika Pak Edi membidik babi hutan ternyata dalam waktu bersamaan harimau akan memburu babi tersebut. Pak Edi melihat dari belakang harimau itu tengah siap-siap akan menerkam,” ujar Emon, Kamis (24/8).

Posisi harimau kata Emon, berlindung di balik pohon besar. Melihat ada harimau di depan Edi pun memutuskan untuk pergi dan menceritakan hal ini kepada warga.

Bukan hanya Edi, lanjut Emon, warga lain yang berburu pun mengalami hal yang sama. Bedanya, Saptoni sudah berhasil menembak mati babi hutan.

Ketika babi itu akan diambil di semak-semak ternyata sudah ada yang mengambil dan hanya tersisa darah. Kemungkinan besar diambil oleh harimau karena sebelumnya mendengar suara seperti auman.

Emon menyebuktan, selain mengincar babi, harimau juga tengah mengejar mangsa kijang. Hal ini terlihat ada kijang yang melintas dengan kecepatan tinggi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Kalau mau jelas ditunggu di Gunungaci nanti saya akan pertemukan dengan warga yangh sudah pernah melihat penampakan harimau. Ini bukan hariamu jadi-jadian,” ucap Emon lagi.

Ia mengatakan, ketika berani berbicara seperti ini ketika membaca berita bahwa dua kades melihat harimau. Warga Gunungaci beberapa kali melihat.

“Saya sih berharap ada pihak yang meneliti keberaadan harimau itu. Warga sendiri merasa yakin itu bukan macan tapi harimau,” tandasnya. (agus)

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Bank Kuningan

You May Also Like

Advertisement