Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Education

Di acara Ngumbara HMKI Semua Berinteraksi dengan Bahasa Sunda

KUNINGAN (MASS) – Dalam rangka perkuat tali silaturahmi dan sinergi organisasi, Himpunan Mahasiswa Kuningan Indonesia (HMKI) menggelar kegiatan Ngumbara HMKI (Ngumpul Bareng Anggota HMKI).

Acara digelar pada 3-4 April 2021 lalu di Obyek Wisata Balong Dalem, Babakanmulya, Jalaksana, Kuningan.

Acara yang mengangkat Tema ‘Riung mungpulung, ngaraketkeun kadeudeuh pikeun tali duduluran anu pageuh’ ini, digelar dengan menerapkan protokol kesehatan.

Peserta Ngumbara sendiri dibatasi, hanya masing-masing perwakilan dari berbagai organisasi kedaerahan Kabupaten Kuningan naungan HMKI.

Seperti KMK Bandung Raya, IMK Wil Cirebon, IPMK Yogyakarta, Himarika Bogor, Aksi Karawang, Forsmaka Semarang, HMKTR Tasik dan perwakilan lain.

Acara sendiri, dikemas secara ‘Fun & Learning’ dengan beberapa agenda, seperti sharing/ngawangkong bareng anggota, games dan unjuk kabisa/pentas seni. Juga ada outbound.

Ketua HMKI M Ramdan menyebut kegiatan Ngumbara dilakukan untuk membangun kekompakan dan merekatkan silaturahmi, tambah kadeudeuh tambah pageuh.

Terus kompak dalam menjalin sinergitas serta peningkatan pengabdian kepada lemah cai.

“Meski masih dalam masa pandemi covid-19. Sebgaja kami gelar di Obyek Wisata Balongdalem, Kuningan. Disamping upaya peningkatan promosi wisata serta refleksi beberapa tradisi yg ada d Balongdalem yaitu Kawincai, juga dapat meningkatkan PAD daerah,” sebutnya setelah acara.

Selain didesain dengan fun, acara Ngumbara pun mengharuskan semua interaksi menggunakan Bahasa Sunda. Hal itu disebutkan Ramdan untuk ngamumule bahasa daerah.

“Kagiatan Ngumbara HMKI sae pisan, produktif , sareng berkesan sabab tiasa ngawangun integritas, boh inteléktual boh émosional na. dina kagiatan, urang tiasa ngabaur sareng sababaraha cabang, sareng tiasa kenal sareng rerencangan nu sanes. tiasa ngawangun kerjasama. abdi miharep mugia kagiatan Hmki ieu bakal dilaksanakeun rutin sabab éta mangrupikeun cerminan mahasiswa kuningan anu parantos ngarantau ka sababaraha daérah pikeun babarengan nguatan integritas sareng kakompakan di lemah cai,” kata salah satu peserta ngumbara Nursidik.

Adapaun hasil dari sharing di Ngumbara, Ramdan menyebut akan menyampaikannya kepada pemerintah daerah kuningan sebagai rekomendasi masukan-masukan.

Salah satunya mengenai kurangnya perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat adat Sunda Wiwitan di Kuningan serta peningkatan wawasan dan kajian-kajian kebudayaan serta tradisi di Kuningan.

“Kami berharap juga adanya keseriusan dalam pelaksanaan Perda Kuningan no 6 Tahun 2006 tentang Pemeliharaan Bahasa Sunda, Sastra Sunda, dan Aksara Sunda , peraturan selanjutnya dalam Perbup Kuningan No.18 Tahun 2009 tentang Pedoman Pelaksanaan Pemeliharaan Bahasa, Sastra, dan Aksara Sunda perlu diterapkan atau diperbaharui” tegas Ramdan. (eki)

Advertisement. Scroll to continue reading.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement
Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Tourism

KUNINGAN (MASS) – Salah satu tempat yang bisa jadi rujukan untuk sekedar berhenti sejenak dari rutinitas dan merefresh pikiran agar lebih segar, Cipaniis bisa...

Anything

KUNINGAN (MASS) – Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo, MSi sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia melalui 16 program prioritasnya yang telah dilaksanakan sesuai dengan...

Government

KUNINGAN (MASS)- Bupati Kuningan H Acep Purnama SH MH didampingi perwakilan dari MUI, Baznas dan Camat Nusaherang, M Reza, SSTP, MSi melakukan kunjungan dan silaturahmi...

Government

KUNINGAN (MASS) – Jalinlah silaturahmi, Karena didalam silaturahmi ada komunikasi, yang akan melahirkan solusi untuk memecahkan persoalan.   Hal itu, disampaikan oleh Bupati Kuningan, H...

Advertisement