Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Ikan dewa mati dimasukan ke dalam ember. (Foto: raqib)

Headline

Dari Sekitar 1.000 Ekor Ikan Dewa, Diperkirakan Cuman Tersisa 200 Ekor

KUNINGAN (MASS) – Dari sekitar 1.000 ekor Ikan Dewa yang berada di Kolam Keramat Cigugur, Kabupaten Kuningan, diperkirakan sebanyak 800 ekor telah mati dalam dua pekan terakhir. Saat ini, populasi ikan yang tersisa diperkirakan tinggal sekitar 200 ekor.

Kematian ratusan Ikan Dewa itu sebelumnya diduga disebabkan oleh serangan parasit cacing serta perubahan suhu yang ekstrem. Hingga pagi ini, Rabu (11/2/2026), hari ke-14 penanganan, angka kematian masih tercatat.

Manager Operasional PDAU selaku pengelola kolam, Rohman, menyampaikan jumlah ikan yang mati sudah mencapai lebih dari 800 ekor.

“Ini hari ke-14, sampai hari ini ikan dewa yang mati itu tadi sekitar 800 lebih. Kalau misalkan populasi ikan ada seribu, yang mati 800-an berarti tinggal 200-an,” ujarnya.

Ia menambahkan, langkah penanganan terus di lakukan, dan kini tengah dalam proses pengurasan kolam. Upaya tersebut dilakukan karena indikasi awal menunjukkan adanya bakteri, sehingga solusi yang dinilai paling tepat adalah dengan mengeringkan kolam.

Adapun pengurus telah diupayakan sejak Kamis dan Jumat lalu. Namun, prosesnya mengalami kendala karena posisi saluran pembuangan air lebih tinggi dari kolam, sehingga kolam belum dapat benar-benar kering. Target awal pengeringan selama dua hari pun meleset dan kini sudah hampir satu minggu.

“Secara teori perikanan, kebutuhannya memang harus dikeringkan. Mudah-mudahan minggu depan sudah optimal lagi,” kata Rohman.

Ia menjelaskan, pengeringan kolam memiliki dua manfaat utama, yakni untuk membunuh bakteri serta membuka kembali mata air yang sebelumnya sempat ditutup. Rohman juga menyampaikan masukan dari masyarakat agar lubang mata air yang konon pernah ditutup dapat dibongkar kembali.

Sementara itu, mengenai rencana penambahan populasi, menurutnya terdapat dua opsi yang masih harus dikomunikasikan dengan dinas terkait dan pemerintah daerah, yakni menunggu sisa ikan berkembang biak atau melakukan penambahan ikan, tergantung pada kesepakatan bersama.

Lebih lanjut, mengenai rencana pendalaman dan desain ulang kolam, Rohman mengaku teknisnya berada di bawah kewenangan dinas perikanan dan Dinas PUTR. Nantinya, kolam akan didesain lebih ramah bagi ikan, termasuk kemungkinan menghilangkan sekat-sekat tembok di dalam kolam.

“Alhamdulillah dukungan Pemerintah Kabupaten Kuningan, meskipun ini dalam kawasan pengelolaan PDAU, tapi dalam satu pengertian yang sama, PDAU juga dibantu berbagai pihak,” pungkasnya. (didin)

Advertisement
Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Trending

You May Also Like

Headline

KUNINGAN (MASS) – Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Kuningan, menyarankan pengurasan kolam keramat Balong Girang Cigugur, pasca mati massalnya ikan dewa. Saran tersebut...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Menyusul fenomena kematian ikan dewa di kolam keramat Cigugur, Bupati Kuningan, Dr Dian Rachmat Yanuar, meninjau langsung Balong Keramat tersebut, Rabu...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Kuningan menyoroti kualitas air sebagai faktor utama penyebab kematian ratusan ikan dewa yang terjadi di...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Fenomena matinya ratusan ikan dewa di kolam Cigugur, Kabupaten Kuningan menjadi perhatian masyarakat. Pasalnya kematian ikan tersebut diduga disebabkan oleh beberapa...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) – Kerabat Jaring Apung (KJA) perikanan di wilayah Kecamatan Darma sering kali mengalami gagal panen. Hal itu menjadi perhatian serius berbagai pihak,...

Bisnis

KUNINGAN (MASS) — BUMDes Jaya Abadi Desa Cijagamulya Kecamatan Ciawigebang baru saja melaunching program ketahanan pangan bidang perikanan baru-baru ini. Kegiatan ini berlangsung di...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Harga komoditas bahan pangan di pasaran terpantau banyak yang mengalami penurunan hari ini, Kamis (26/6/2025). Untuk komoditas cabai misalnya, terpantau mengalami...

Kesehatan

KUNINGAN (MASS) – Bukan dengan MBG atau Makan Bergizi Gratis, untuk meningkatkan asupan gizi, menjaga kelestarian lingkungan serta mendukung kemandirian ekonomi di lingkungan pondok...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Dalam sektor perikanan, budidaya merupakan salah satu kegiatan produksi selain kegiatan penangkapan ikan (perikanan tangkap) dan pengolahan. Budidaya perikanan merupakan salah...

Ragam

KUNINGAN (MASS) – Sebanyak 10ribu ekor benih ikan akan ditebar di Bendungan Kuningan oleh gabungan komunitas pecinta mancing, Minggu (12/10/2023) mendatang. Kegiatan bertajuk “Kopdar...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Memasuki hari ke-8 Ramadhan, tepatnya Kamis (30/3/2023) ini, harga kebutuhan pokok di pasaran mulai menurun kembali setelah sebelumnya naik tajam di...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Akhir Januari ini, Senin (30/1/2023), harga beras khususnya jenis premium dan medium, kembali mengalami kenaikan harga. Beras premium misalnya, naik dari...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Setelah sebelumnya beras premium dan medium mengalami kenaikan, hari ini, Kamis (12/1/2023) terpantau belum ada penurunan. Justru, yang mengalami harga adalah...

Ekonomi

KUNINGAN (MASS) – Harga telur ayam di pasaran kini menembus kembali angka yang sangat tinggi, 32ribu/kg nya. Harga ini, jadi yang tertinggi dalam beberapa...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS) –  Ketahanan pangan di masa Pandemi Covid-19 merupakan hal yan utama. Hal ini pun  dilakukan Polres Kuningan. Mereka selama ini melakukan penanaman...

Pemerintahan

KUNINGAN (MASS)- Polres Kuningan bukan hanya memberikan bantuan sembako bagi mereka yang terdampak pendemik corona, tapi juga memikirkan ketahanan pangan. Salah satu bentuknya adalah...