KUNINGAN (MASS) – Pasca viralnya video siswa “sisihkan” menu MBG di sekolah, Satgas MBG tingkat Kecamatan Ciawigebang Camat R Imam Reafdiantoro M Si, melalui Tim Pokja MBG Ciawigebang Sekmat Yudi Rickriyanto SE, menjelaskan konteks yang sebenarnya terjadi.
Mendampingi Kepala SMPN 4 Ciawigebang Nana, Yudi mengaku sekolah yang berada di Desa Ciomas itu, bahkan sudah melapor dan didatangi langsung Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani SH MKn.
Dijelaskan Yudi, mulanya, video itu direkam oleh orang yang sudah bertamu ke kepala sekolah. Namun konteksnya dianggap keliru, itu bukan makanan dibuang siswa karena tidak enak atau tidak higenis, tapi disisihkan.
“Makanan yang dipisahkan adalah jatah MBG murid yang tidak hadir dan dipindahkan untuk dimanfaatkan, yaitu diberikan ke warga sekitar yang tidak mampu atau untuk pakan ternak,” ujarnya, Rabu (4/2/2026).
Sejauh ini, kata Yudi, dari keterangan Kepaek Nana, sekolah tidak pernah ada masalah dengan dapur MBG yang mensuplai menu. Sejauh ini, menu MBG diterima baik oleh siswa.
Seperti diketahui, sebelumnya beredar di media sosial video amatir singkat yang menunjukkan para siswa menyisihkan makanan dari ompreng ke wadah lain.
Dalam video itu, pemegang kamera memberi pertanyaan apakah menu tidak enak? Dan kenapa disisihkan. Siswa yang tengah menyisihkan itu, menjawab spontan tidak tahu. (eki)







