KUNINGAN (MASS) – Human Initiative Indonesia mengirimkan tiga dai dalam program Safari Dakwah Internasional Ramadhan 1447 H/2026 M ke sejumlah negara di Eropa dan Asia. Ketiganya akan mengisi rangkaian kegiatan dakwah selama bulan suci Ramadhan di komunitas Muslim luar negeri.
Tiga dai tersebut adalah KH. Adin Nurhaedin, Lc. (Ketua 1 YPI Al-Multazam HK), KH. Abdul Rosyid, Lc., M.Ag. (Ketua 2 YPI Al-Multazam HK), serta Dr. Dudung Abdul Karim, Lc., M.Ag. (Kepala Divisi Perguruan Tinggi Al-Multazam). Mereka masing-masing bertugas di Jerman (Munchen), Belanda (Utrecht), Austria (Wiena), Denmark (Kopenhagen) ,dan Jepang.
Ketua 1 YPI Al-Multazam HK KH Adin Nurhaedin menjelaskan bahwa keberangkatan tersebut merupakan bagian dari program resmi Human Initiative Indonesia. “Kami dikirim ke luar negeri dalam rangka berdakwah selama Ramadhan. Program ini berada di bawah Human Initiative Indonesia,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).

Meski program ini berada di bawah naungan Human Initiative Indonesia sebagai lembaga pengirim, ketiganya saat ini berkhidmat di lingkungan Al-Multazam sesuai amanah jabatan masing-masing. Keterlibatan mereka sekaligus menjadi representasi kontribusi sumber daya pendidik dan dai yang lahir dari ekosistem pendidikan Al-Multazam dalam mendukung misi dakwah dan kemanusiaan di tingkat global.
Selama bertugas, para dai dijadwalkan mengisi khutbah Jumat, ceramah Ramadhan, kajian keislaman, hingga silaturahmi bersama komunitas Muslim Indonesia dan internasional. Selain memperkuat pembinaan spiritual, agenda ini juga membuka ruang kolaborasi jejaring pendidikan dan dakwah lintas negara.
Program Safari Dakwah Internasional ini menjadi bagian dari sinergi antara lembaga kemanusiaan dan institusi pendidikan Islam dalam menghadirkan dakwah yang moderat, inklusif, dan relevan dengan tantangan global.
Pihak lembaga Al-Multazam menyampaikan harapan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar. “Semoga setiap langkah yang diayunkan menjadi amal jariyah, setiap kata yang terucap menjadi penyejuk hati, dan setiap nasihat menjadi cahaya penuntun bagi umat,” ucap KH Adin Nurhaedin.
“Doa terbaik kami menyertai perjalanan dakwah ini. Semoga Allah menjaga, melindungi, dan memberkahi setiap perjalanan,” imbuhnya di akhir. (eki)
















