Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Notice: Trying to get property 'post_excerpt' of non-object in /home/kuninganmass/public_html/wp-content/themes/zoxpress/zoxpress/parts/post/post-img.php on line 35

Incident

Cabuli Anak Tiri 8 Kali, Kondektur Bus Dibui

KUNINGAN (Mass) – Pelaku berinisial At (50) yang berprofesi sebagai kondektur bus antar kota harus rela mendekam di kurungan penjara. Pasalnya, pelaku At asal warga Kecamatan Sindangagung Kuningan, tega mencabuli anak tirinya sebut saja Bunga (13) yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Kasat Reskrim Kuningan, AKP Fandy Setyawan  melalui Kanit PPA Polres Kuningan, Aiptu Dahroji saat ditemui awak media di ruang pemeriksaan, Rabu (7/9), mengungkapkan, kronologis penangkapan pelaku diawali dari laporan kakak kandung korban yang tengah berada di Bekasi. Setelah itu, kakak kandung korban langsung bergegas ke Kuningan lalu melaporkan kejadian yang menimpa korban ke pihak kepolisian Polres Kuningan.

“Pada hari itu juga kita langsung tangkap dirumahnya. Kita bawa ke Polres untuk kemudian kita proses lebih lanjut,” ungkapnya.

Bagi korban, petugas akan bekerjasama dengan pihak terkait untuk memberikan pendampingan. Hal itu untuk memberikan motivasi dan semangat bagi korban, supaya kondisi psikologisnya bisa lebih membaik.

Kepada petugas, pelaku At mengaku melakukan perbuatan bejat itu sebanyak delapan kali. Lokasi perbuatan bejat pelaku dilakukan di beberapa tempat, seperti dirumah pelaku sendiri dan di kostan anaknya yang lain.

Pelaku At sendiri mengaku pernah beberapa kali memberikan uang kepada korban. Bahkan, pelaku sempat menyatakan bahwa aksi nekatnya itu karena sakit hati dengan istrinya yang dinilai tidak lagi menghargai suaminya.

“Saya kesel pak sama istri, merasa sudah tidak dihargai. Tapi, saya nyesel pak, saya hilap,” singkatnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Akibat ulah pelaku, petugas kepolisian menjerat dengan Pasal 81 Jo Pasal 82 UU Nomor 35 Tahun 2014 perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan hukuman maksimal 15 tahun kurungan penjara.(andri)

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Bank Kuningan

You May Also Like

Advertisement