Cerita Siang Hari di Pinggir Sebuah Swalayan

KUNINGAN(Mass)- Matahari siang itu panas menyengat. Keringat keluar bercucuran membasahi badan. Suasana di sekitar Surya Toserba cukup ramai.

Siang itu wartawan kuninganmass.com seoalah mendapatkan panggilan hati untuk mengunjungi swalayan paling terkenal di Kuningan itu, bukan karena ada diskon pakaian atau pun kebutuhan yang membuat sengaja datang. Tetapi sudah lama ingin mencicipi es oyen yang grobaknya terletak di pinggir swalayan.

Meski es oyen terkenal di Kota Bandung tapi di Kuningan juga ada yang menyajikan es oyen yang lezat sama dengan yang di tempat asalnya. Es oyen itu adalah buatan Mang Nano yang tiap hari mengkal di samping toserba.

Ketika Mang Nano mencampurkan bahan-bahan didalam mangku yang terdiri dari alpukat segar, pacar cina, timun suri, nangka, susu, gula pasir dan es sudah terbayag lezatnya. Dan benar saja ketika dicicipi “hemm lezatya sekali, membuat rasa haus hilang seketika.”

“Saya sudah berjualan sekitar 20 tahun lalu. Setelah mendapatkan ilmu cara meracik es oyen saya mencoba berjualan di Kuningan dan Alhamdulilah berhasil,” ucap pria yang lebih dikenal dengan sebut Mang Oyen itu.

Selama dua dasawarsa itu, ia mengaku tidak pernah merubah cita rasa sehingga pelanggan tidak pernah berpaling.  Harganya pun terbilang terjangkau dengan harga Rp8.000 maka sudah merasakan  nikmatnya es oyen.

Dikatakan, pada saat bulan puasa penjualan meningkat dua lali lipat. Untuk hari-hari biasa cuaca panas menyengat seperti sekarang ini membuat pelangggan banyak yang datang.

“Meski di Kuningan yang berjualan es oyen banyak namun konsumen saya tidak pernah berkurang. Justru banyak yang mengaku es oyen di tempat lain tidak enak,” ujar dia.

Bagi yang ingin meraskan lezatnya es oyen, tinggal datang ke  samping toserba Surya Kuningan. Meski grobanyak sederhana tapi es oyennyadijamin  bikin nambah terusssss!(agus)

error: Hak Cipta Berita Milik Kuninganmass.com