KUNINGAN (MASS) – Keindahan alam Kabupaten Kuningan tak hanya menjadi daya tarik untuk berwisata, tetapi juga membuka peluang pengembangan wisata berbasis olahraga. Hal itu tercermin dalam penyelenggaraan DTBL 3 Trail Run 2026 bertajuk “Disini Tuh Tenang Buat Lari” di kawasan Talaga Surian, Kecamatan Cigugur, Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan lari lintas alam ini menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan potensi wisata Kuningan melalui pengalaman langsung menyusuri kawasan alam. Peserta tidak hanya ditantang untuk menguji ketahanan fisik, tetapi juga diajak menikmati suasana sejuk dan panorama alam yang menjadi keunggulan daerah.
Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, yang membuka kegiatan tersebut, menilai olahraga berbasis alam memiliki manfaat lebih luas daripada sekadar menjaga kebugaran. Selain mendorong masyarakat menjalani pola hidup sehat, kegiatan semacam ini juga berpotensi mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kuningan, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada panitia penyelenggara DTBL 3 Trail Run 2026 yang telah menginisiasi kegiatan olahraga lari lintas alam ini,” ujar Tuti.
Menurutnya, Kabupaten Kuningan memiliki kekayaan alam yang dapat terus diperkenalkan kepada masyarakat luas, mulai dari kawasan pegunungan dan hutan hingga berbagai destinasi wisata dengan karakteristik serta daya tarik tersendiri.
Dalam konteks tersebut, kegiatan trail run dapat menjadi sarana promosi yang efektif karena menghadirkan pengalaman berwisata melalui aktivitas fisik. Kehadiran peserta, khususnya dari luar daerah, juga menjadi kesempatan untuk memperluas pengenalan terhadap destinasi alam Kuningan.
Tuti menyambut para peserta yang datang dari berbagai daerah dan berharap mereka dapat menikmati keindahan serta kesejukan alam Kuningan. Ia juga berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan semangat hidup sehat, menjunjung tinggi sportivitas, dan memperkuat hubungan antarpeserta.
“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi bagian dari upaya membangun Kabupaten Kuningan yang sehat, aktif, dan semakin dikenal berbagai daerah melalui potensi wisata alam yang kita banggakan,” tuturnya.
Meski demikian, pengembangan wisata berbasis olahraga perlu diimbangi dengan komitmen menjaga kelestarian alam. Tuti mengingatkan seluruh peserta dan penyelenggara agar memperhatikan kebersihan serta tidak merusak lingkungan selama kegiatan berlangsung.
Pesan ini menjadi penting karena alam merupakan daya tarik utama dalam olahraga lintas alam. Menjaga kelestarian kawasan wisata bukan hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, melainkan juga seluruh pihak yang menikmati manfaatnya. (didin)
