KUNINGAN (MASS) – Kepedulian terhadap anak yatim dan piatu menjadi salah satu wujud pengabdian sosial yang terus dijaga Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Mandirancan. Dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pemuda Pancasila ke-67, organisasi ini kembali menggelar santunan dengan jumlah penerima mencapai 194 anak dari sembilan desa.
Jumlah ini mengalami peningkatan dibandingkan pelaksanaan tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 187 anak. Peningkatan ini sekaligus menunjukkan komitmen PAC Pemuda Pancasila Mandirancan dalam memperluas jangkauan kepedulian terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian.
Ketua PAC Pemuda Pancasila Mandirancan, Nurrahman, mengatakan kegiatan santunan merupakan bagian dari program sosial yang secara konsisten dijalankan bersama seluruh jajaran pengurus dan ranting.
Menurutnya, peringatan HUT organisasi tidak seharusnya hanya menjadi agenda seremonial, tetapi harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Alhamdulillah, sampai hari ini PAC Mandirancan istiqomah dalam menjalankan setiap program kegiatan. Kami selalu mengingat pesan Panglima bahwa organisasi harus bisa diterima masyarakat dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menariknya, seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-67 tersebut dilaksanakan melalui semangat swadaya dan kebersamaan internal organisasi. Nurrahman menegaskan, pihaknya tidak mengedarkan proposal permohonan bantuan kepada masyarakat maupun pengusaha di wilayah Kecamatan Mandirancan.
Menurutnya, pendanaan kegiatan berasal dari kontribusi sukarela para pengurus PAC dan seluruh ranting yang secara bersama-sama menyisihkan sebagian rezekinya.
“Alhamdulillah, tidak ada selembar pun proposal yang kami keluarkan untuk kegiatan ini. Atas petunjuk dan bimbingan Panglima, pengurus PAC dan ranting berkolaborasi mengumpulkan sebagian rezeki agar kegiatan HUT ke-67 ini dapat terlaksana,” jelasnya.
Semangat kebersamaan juga terlihat dari sejumlah kegiatan yang telah diselenggarakan sebelum acara puncak. PAC Pemuda Pancasila Mandirancan menggelar turnamen bola voli antardusun tingkat desa yang diikuti lima dusun, dengan kategori putra dan putri.
Selain itu, kegiatan jalan santai turut melibatkan sekitar 180 peserta. Panitia juga menyediakan berbagai doorprize yang menambah antusiasme masyarakat hingga kegiatan berakhir sekitar pukul 12.00 WIB.
Dalam pelaksanaannya, PAC Pemuda Pancasila Mandirancan turut menggandeng Karang Taruna Desa Kertawinangun, khususnya Dusun Wage. Kolaborasi tersebut menjadi gambaran bahwa kegiatan sosial dapat berjalan lebih baik melalui keterlibatan berbagai elemen masyarakat.
Nurrahman menyampaikan apresiasi kepada jajaran Karang Taruna yang telah ikut berpartisipasi dan mendukung suksesnya seluruh rangkaian kegiatan.
Ia berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada momentum peringatan HUT organisasi, melainkan dapat terus dikembangkan melalui berbagai program yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Terima kasih kepada rekan-rekan Karang Taruna. Sukses selalu, jangan pernah menyerah. Ke depan akan lebih banyak hal yang bisa kita jalankan bersama untuk kebaikan dan kepentingan masyarakat,” tuturnya.
Di hadapan anak-anak penerima santunan, Nurrahman juga menyampaikan pesan agar mereka tetap memiliki semangat dalam menjalani kehidupan. Ia berharap kehadiran organisasi melalui kegiatan sosial dapat memberikan kebahagiaan sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.
“Mudah-mudahan anak-anak yang saya cintai terus memberikan semangat kepada organisasi Pemuda Pancasila. Kami hadir bukan untuk menakuti, bukan untuk menjadi perusuh. Kami hadir untuk membangun organisasi sesuai arahan dan petunjuk Panglima,” tegasnya.
Bagi PAC Pemuda Pancasila Mandirancan, peringatan HUT ke-67 menjadi momentum untuk memperkuat citra organisasi melalui kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. (didin)
