Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass
Notice: Trying to get property 'post_excerpt' of non-object in /home/kuninganmass/public_html/wp-content/themes/zoxpress/zoxpress/parts/post/post-img.php on line 35

Headline

Baru Juga Dibangun, Lantai SD Retak

CIBEUREUM (MASS) – Kualitas proyek pemerintah kerap mendapat penilaian miring. Ini juga menimpa sebuah gedung SD yang diperuntukkan bagi relokasi warga terdampak Waduk Cileuweung (Waduk Kuningan). Lantai teras yang baru selesai dibangun, malah retak memanjang.

“Tuh lihat, ini sebenarnya bangunan amblas, dan keramik lantainya mumbul ke atas, kayak berbentuk cembung begitu. Memanjang kan sampai ke sana. Sepanjang teras gedung dan tiga ruang kelas amblas beberapa centimeter,” ujar Didin Syafarudin, salah seorang masyarakat peduli pembangunan Waduk Kuningan, Rabu (15/1/2020).

Lantaran bangunan baru, ia merasa heran kenapa teras lantai sekolah bisa jadi seperti itu. Kalaupun dalih kontur tanah yang labil, mestinya kondisi serupa menimpa bangunan lain seperti kantor desa, poskesdes dan sejumlah bangunan lainnya yang satu kawasan.

“Jadi perlu penyelidikan dong, apakah factor alam atau memang pemborongnya yang gak canggih. Ini siapa pemborongnya pun tidak tahu, gak ada papan nama, gak transfaran,” ketusnya.

Sejumlah bangunan di atas satu hamparan itu diperuntukkan bagi warga Desa Kawungsari Kecamatan Cibeureum. Desa tersebut akan ditenggelamkan sesuai rencana dibangunnya waduk. Hanya saja pembebasan lahan belum dilakukan pemerintah.

Lokasi kantor Desa Kawungsari yang baru, berikut fasilitas lain seperti Poskesdes, masjid, serta SD, masuk wilayah Desa Sukarapih Kecamatan Cibeureum. Lokasi tersebut sebagai kawasan baru relokasi warga terdampak pembangunan waduk.

“Tiap bangunan itu beda-beda CV yang bangunnya. Semisal kantor desa, CV anu. Lalu poskesdes sama CV lainnya. Tapi gak tau CV apa, kan gak dipampangkan. Gak ada papan nama,” ucap Didin.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pria yang dulu berambut gondrong itu menyesalkan pemerintah yang tidak memberikan teladan pada masyarakatnya. Di era yang semakin transfaran, mestinya pengerjaan proyek-proyek yang berkaitan dengan uang rakyat itu lebih transfaran lagi.

“Edukasinya dimana? Sudah mah masyarakat terdampak dibuat stress, ini bangunan kayak begitu, tanpa memberi contoh baik pada masyarakat,” kata Didin.

Ketika hendak dikonfirmasikan, Kepala Dinas PUTR Kuningan, HM Ridwan Setiawan MSi MH belum meresponnya. (deden)

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Bank Kuningan

You May Also Like

Headline

KUNINGAN (MASS) – Sebelumnya diberitakan, setelah adanya ganti untung terhadap warga Desa Kawungsari Kecamatan Cibeureum yang akan dijadikan Waduk Kuningan warga beramai-ramai membeli kendaraan...

Government

KUNIGAN (MASS)- Sejak mendapatkan ganti rugi  pembangunan Waduk Kuningan, warga Kawungsari Kecamatan Cibeureum bak menjadi miliader. Total ada Rp129 miliar yang dibayarkan pemerintah kepada...

Netizen Mass

KUNINGAN (MASS) – Enam desa di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, akan ditenggelamkan pada bulan Juli mendatang. Pemukiman penduduk di sana tidak akan terlihat lagi....

Sport

KUNINGAN (MASS) – Dampak lain di masa pandemi ini, bisa dibilang menjamurnya pesepeda. Baik itu perorangan maupun komunitas. Salah satunya adalah Gasikk, Gowes Asik...

Advertisement