Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Anything

Bangga, Dari Ratusan Wartawan di Kuningan, Baru 6 Orang Lulus UKW Madya

KUNINGAN (MASS)- Uji Kompetensi yang digelar oleh PWI Kuningan yang berkejasama dengan Bagian Humas Setda Kuningan berlangsung lancar.

Kegiatan itu berlangsung  di Wisma Permata Kuninan, Kamis (24/10/2019). UKW angkatan ke 30 itu disatukan dengan Seminar Kehumasan.

Total dari 29 orang yang mengikuti UKW ada tiga orang yang tidak lulus. Dari 26 orang yang lulus ada lima orang UKW tingkat madya.

Adapun ke lima wartawan itu adalah Agus Mustawan, Deden Rijalul Umam (kuninganmass.com). Kemudian, Diding Suryadi (wowkuningan),  Nunung Khazanah (koran Neraca), Sukartano (tablio Identitas).

Raut muka ke lima wartawan itu tampak sumringah. Selama dua hari mereka mengikuti tes dan tampak kurang tidur karena takut tidak lulus.

“Sedikit tegang kami berlima karena kan takut tidak lulus. Kalau tidak lulus harus ikutan lagi. Tapi Alhamdulillah lulus,” ujar Deden yang diamini empat rekannya lainnya.

Deden mengaku, pasca beres UKW madya akan fokus mengikuti UKW utama. Namun, syaratnya harus menungggu dua tahun lagi atau 2021.

Nunung menambahkan, ikut bangga karena baru ada enam orang yang lulus UKW se-Kabupaten Kuningan. Sedangkan yang UKW tingkat muda cukup banyak.

“Mudah-mudahan yang lain juga segara ikut UKW madya karena semakain banyak yang lulus UKW, wartawan Kuningan semakin kompeten,” jelasnya.

Dari kabar yang diperoleh dari PWI Kuningan, dari ratusan wartawan yang ada di Kuningan baru sekitra 70 orang yang lulus UKW dan yang madya baru enam orang.

“Kalau tidak salah ada enam. Sekarang lima sebelumnya, satu orang sudah sebelumya,” jelas Ketua PWI Kuningan Iyan  Irwandi.

Terpisah,   Direktur UKW  Prof Rajab Ritonga mengucapkan selamat kepada lima wartawan yang lulus UKW madya. Semoga dengan bertambahnya ilmu lebih bermanfaat.  

“Di Jawa Barat sendiri ada 1.200 orang yang tergabung pada PWI dan hanya 600 orang yang sudah lulus UKW,” sebutnya.

Diterangkan, adanya UKW ini bukan hanya penting bagi wartawan karena disebut sudah kompeten, tapi juga bagi pemerintah karena dengan sudah kompetensi akan menghasilkan berita yang berkualitas dan membantu pemerintah. (agus)

Advertisement. Scroll to continue reading.

Advertisement
Advertisement
Advertisement

You May Also Like

Advertisement