FERI, NU dan Mahasiswa Halal Bihalal Bagikan Sembako Murah

KUNINGAN (Mass) – Dalam rangka Halal Bihalal bersama masyarakat, Rumah Pintar Forum Edukasi Remaja Indonesia (FERI), Pengurus Cabang NU Kabupaten Kuningan, dan Mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan mahasiswa Kuningan Indonesia (HMKI) dan Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Kuningan (IPPMK) Jadetabek, menyelenggarakan kegiatan pembagian sembako murah. Direktur Eksekutif Rumah Pintar FERI mengungkapkan, latar belakang diadakannya kegiatan … Baca Selengkapnya

MR Mendapat Dukungan Teman Alumni SMPN Cibingbin

KUNINGAN (Mass) – Reuni diselenggarakan pula oleh alumni SMPN 1 Cibingbin angkatan 1983. Acara bertajuk “Reuni Katineung Sono” tersebut dilaksanakan di Desa Cipondok Kecamatan Cibingbin baru-baru ini (28/6). Reuni ke 34 tahun ini dihadiri oleh sekitar 50 orang alumni angkatan 1983. Gelak tawa menghiasi suasana temu kangen setelah cukup lama tak bertemu. Ternyata salah satu … Baca Selengkapnya

Suraja Paling Unggul Balon Sekda

KUNINGAN (Mass) – Mengakhiri Bulan Juni, suara yang berhasil dikumpulkan H Suraja SE MSi paling tinggi. Dari polling bakal calon sekda yang digulirkan kuninganmass.com, persentase sekretaris DPRD ini terpaut jauh dari 9 nama lainnya. Data terkini Jumat (30/6) pukul 20.00 WIB, Suraja mengantongi 64 persen. Jarak antara dirinya dengan balon peringkat kedua dan ketiga, mencapai … Baca Selengkapnya

Tak Ada Kelangkaan Gas Melon Tapi Ada yang Jual Rp26 Ribu

KUNINGAN (Mass) – Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, lebaran tahun ini nyaris tidak muncul keluhan kelangkaan gas elpiji 3 Kg. Namun kaitan dengan harga, berdasarkan pantauan kuninganmass.com di wilayah selatan masih ditemukan adanya pengecer yang menjual seharga Rp26 ribu per tabung. Kabag Ekonomi Setda, U Kusmana SSos MSi kala dikonfirmasi membenarkan masih adanya satu dua pengecer … Baca Selengkapnya

Pasangan AYU Berpeluang Diusung Koalisi Gemuk

KUNINGAN (Mass) – Di tengah suasana halal bihalal lebaran muncul pemandangan menarik. Salah seorang bakal calon bupati, H Udin Kusnaedi MSi bertemu dengan pejabat BUMN, H Ahmad Yani MSi. Lantaran 2017 ini tahun politik, pertemuan kedua tokoh ini memicu asumsi dari beberapa kalangan. “Pak Ahmad Yani dulu pernah berniat mencalonkan bupati berangkat dari PDIP. Tidak … Baca Selengkapnya

Dadakan Cup Semarakkan Reuni Alumni SMAN 2 Kuningan

KUNINGAN (Mass) – Reuni yang digagas alumnus SMAN 2 Kuningan bukan hanya sekadar kumpul-kumpul. Agar lebih semarak dan hidup, mereka menyelenggarakan turnamen futsal antar angkatan yang dikemas dalam Dadakan Cup 2017. Kegiatan yang dilangsungkan di Gor Ewangga tersebut dibuka Rabu (28/6) oleh Pembina Dadadakan Cup, Kusmana MPd. Simbolisasinya lewat penendangan bola pertama ke gawang. Kemudian … Baca Selengkapnya

Macet, Kuningan-Cirebon Butuh 4 Jam

KUNINGAN (Mass) – Dalam 2 hari ini jalanan di Kabupaten Kuningan dan Cirebon mengalami kemacetan. Pengendara mobil yang bertolak dari Kuningan terpaksa harus menempuh antara 3 sampai 4 jam agar bisa sampai ke Cirebon.

Pantauan kuninganmass.com Rabu (28/6) kemacetan terjadi sejak pagi sampai siang. Kendati menjelang sore mulai menurun namun padat merayap masih terjadi. Jalan baru Sampora-Panawuan-Japara pun menjadi cukup padat.

“Tadi dari Kuningan ke Cilimus saja 2 jam. Belum ke Cirebon,” ujar Esi (31), warga Kuningan yang tengah di perjalanan menggunakan kendaraan pribadi itu.

Titik kemacetan paling parah terlihat di Cirendang sampai Jalaksana. Mulai mengendor ketika masuk daerah Manis. Namun ketika masuk kawasan wisata di Bandorasa, Sangkanurip, Linggarjati dan Cilimus, volume kendaraan naik kembali.

Kendaraan yang melaju dari Kuningan ternyata tidak bisa masuk ke jalan baru lewat jalan padamenak. Ini karena dikhawatirkan terjadi penumpukan di jalan tersebut dengan padatnya kendaraan yang melaju dari arah Cirebon lewat jalur yang sama.

“Tadi kita gak masuk Padamenak. Karena memang kendaraan dari arah Cirebon sangat padat. Terpaksa kita merayap di jalur utama,” kata Feri, pengenudi Toyota Rush.

Khusus pengendara sepeda motor tidak terlalu lama menempuh waktu untuk bisa sampai tujuan. Mereka bisa menyelinap lewat celah antar mobil atau melaju di jalur kiri. Bahkan sebagian yang tahu medan mereka memilih jalur desa, tidak menggunakan jalur utama Kuningan-Cirebon.

“Dari Kuningan saya masuk Kedungarum, Padarek, lalu ke Cikaso, Nanggerang, Ciniru Jalaksana, dan masuk jalan baru Sampora-Panawuan-Japara. 1 jam juga sampai tujuan,” tutur Asep (28), pengendara Mio.

Aparat lantas sendiri sejak pagi tampak super sibuk mengatur arus lalu lintas. Sistem rekayasa lalu lintas dijalankan agar bisa mengurai kemacetan. Namun saking tingginya volume kendaraan, kemacetan tak bisa dihindari meski mampu dikurangi.

Tingginya volume kendaraan disebabkan banyaknya warga yang ingin menikmati masa liburan lebaran. Tak heran jika sejumlah obyek wisata dipadati banyak pengunjung. Selain itu tidak sedikit pula dari pemudik yang arus balik kembali ke tempat rantaunya. (deden)

Baca Selengkapnya

Menjadikan Reuni Sebagai Ajang Samakan Visi

KUNINGAN (Mass) – Reuni sekaligus halal bihalal alumni SMUN 1 Ciawigebang (SMUNCI) angkatan 2002 yang ke-15 dijadikan sebagai ajang menyamakan visi untuk saling bantu membantu membangun Kabupaten Kuningan. Ketua panitia kegiatan, Dedi Rohendi, mengungkapkan kebahagiaannya bisa bertemu kembali dengan teman-teman semasa SMA setelah lima belas tahun mereka berpisah. “Reuni akbar alumni SMUN Ciawigebang angkatan 2002 … Baca Selengkapnya

MR Hadiri Jalan Santai IWAK

KUNINGAN (Mass) – Pemandangan menarik terlihat di alun-alun Desa Kasturi Kecamatan Kuningan, Selasa (27/6/2017) pagi. Salah seorang bakal calon bupati, H Mamat Robby Suganda MAP (MR) hadir di tengah-tengah ratusan warga desa tersebut. Kehadiran mantan cawabup Rochmat di Pilkada 2013 lalu itu guna membuka kegiatan jalan santai yang diselenggarakan IWAK (Ikatan Warga Desa Kasturi) dan … Baca Selengkapnya

Lalu Lintas Macet Tapi Tidak Parah

KUNINGAN (Mass) – Memasuki H+1 arus lalu lintas di jalur utama Kuningan-Cirebon mengalami kemacetan. Namun jika dibandingkan dengan tahun lalu, kemacetan yang terjadi tidak parah. Ruas jalan menuju obyek wisata pun tergolong padat lancar. Berdasarkan pengalaman tahun lalu, puncak kemacetan biasanya terjadi pada H+2, Selasa (27/6/2017) besok. Salah satu faktornya, kemungkinan karena para pemudik sudah … Baca Selengkapnya