Apresiasi Wajib Pajak Berprestasi, Bupati Hadiahi 15 Motor untuk Kepala Desa

KUNINGAN (MASS) – Bupati Kuningan Dr Dian Rachmat Yanuar menegaskan pentingnya kesadaran kolektif masyarakat dalam membayar pajak sebagai bagian dari pembangunan masa depan daerah. Hal tersebut disampaikan usai memberikan arahan sekaligus menyerahkan secara simbolis penghargaan PBB-P2 Tahun 2025 di Teras Pendopo Kuningan, Selasa (26/5/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bappenda Kabupaten Kuningan itu menjadi bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada para wajib pajak berprestasi yang telah memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan daerah.

“Hari ini Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan memberikan penghargaan apresiasi terhadap wajib pajak yang berprestasi. Siapa saja wajib pajaknya, ada kepala desa, pengusaha, notaris, dan lainnya yang telah memberikan kontribusi luar biasa bagi kas daerah,” ujar Bupati Dian.

Ia mengatakan, penghargaan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bentuk penghormatan kepada masyarakat yang telah ikut membangun Kabupaten Kuningan melalui kepatuhan membayar pajak.

“Saya sampaikan bahwa hari ini tidak hanya seremonial. Wajib pajak tidak hanya sekadar kewajiban, tapi mereka sebetulnya akan membangun masa depan Kuningan,” katanya.

Menurutnya, kesadaran kolektif masyarakat terkait kewajiban pajak menjadi sangat penting karena kondisi fiskal daerah sangat bergantung pada kontribusi para wajib pajak.

“Salah satu caranya dengan wajib pajak yang ada di Kabupaten Kuningan harus penuh kesadaran,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Dian juga menyerahkan 15 unit sepeda motor kepada kepala desa berprestasi sebagai bentuk stimulan dan penghargaan atas capaian mereka.

“Motor ini untuk kepala desa ya, ada 15 kepala desa yang berprestasi kita berikan stimulan hadiah motor supaya mereka lebih bersemangat lagi, tidak dalam konteks untuk mengejar PBB saja tapi juga memberikan pelayanan yang berkualitas kepada masyarakat,” ungkapnya.

Bupati menyebutkan masih ada sekitar 27 desa yang belum menerima bantuan motor dan akan menjadi target pemberian pada tahun depan. Sementara itu, anggaran untuk pengadaan 15 unit motor tersebut berasal dari APBD dengan nilai sekitar Rp 200 juta. (didin)