Ada Potongan di Agen BNI, Korwil Didesak Lapor Saber Pungli

KUNINGAN (MASS) –  Pengakuan dari Korwil Jabar PKH terkait ada jasa bayar yang dilakukan beberapa agen dalam setiap transaksi PKH menjadi perhatian semua pihak.

Salah satunya datang dari aktivis Muda Nabil Malik. Ia meminta kepada Korwil Jabar segera melapor ke Tim Saber Pungli.

“Sebagai Aktifis saya merasa heran dengan beredarnya berita terkait dengan temuan korwil PKH Jabar adanya pungutan jasa bayar bagi penerima KPM, Ini sudah jelas pungli,” jelasnya kepada kuninganmass.com, Sabtu (27/6/2020).

Diterangkan,  kalau memang tangal 18 Juni sudah mendapatkan beberapa temuan oknum agen nakal, harusnya segera dilaporkan lalu dipublikasikan melalui media agar menjadi pelajaran bagi agen-agen lain agar tidak melakukan hal yang sama.

Nabil mengatakan, ini sangat merugikan masyarakat, terlebih ini adalah masyarakat miskin yang sangat membutuhkan bantuan.

Pungli  Ini juga merugikan negara, harusnya Korwil Jabar I segera melaporkan ke tim saber pungli dan dilakukan penyelidikan kemana saja larinya uang pungutan Rp6 ribu Rp10 ribu itu?

Kalau ternyata ada indikasi tindak pidana korupsi yang melibatkan pihak-pihak lain, Tipikor harus ikut turun tangan.

Pria asal Desa Garawangi yang aktif membela rakyat ini, meminta kejadian ini harus diusut tuntas, kemana uang itu, siapa saja yang menerima, itu penting.

“Kasihan para pendamping PKH yang sudah lelah di lapangan, upah tidak seberapa tapi selalu mendapat getahnya,” ujarnya lagi.

Makanya Korwil PKH Jabar lanjut dia, harus segera melaporkan agar tidak muncul kecurigaan. Kalau memang sudah ada temuan berikut bukti-bukti kuat.

“Apalagi  Korwil turun langsung ke lapangan, berarti tinggal laporkan saja, klo tidak, kami masyarakat pasti curiga, ini ada apa,?

Terpisah, pada tanggal 24 Juni Korwil PKH Jabar Atoillah Karim  mengatakan, Korkab berhasil menemui Pincab dan berjanji akan melakukan eduakasi ke agen-agen.

“Tapi untuk penjatuhan sanksi, itu Kancab kok minta adanya pengaduan dari KPM-KPM, masalahnya KPM-KPM kita  tidak akan berani kalau tidak difasilitasi pendamping-pendamping,” jelasnya.

Dalam waktu dekat pihaknya  akan lakukan edukasi penandatanganan Fakta Integritas ketua-ketua kelompok di kecamatan se-Kabupaten Kuningan.

“Jadwal nanti akan disusun oleh korkab kami,” tambahnya.(agus)