KUNINGAN (MASS) – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Kuningan menyiapkan anggaran sebesar Rp 300 juta untuk revitalisasi dan penataan kios pedagang di depan RS Wijaya, Kelurahan Ciporang. Kegiatan ini mencakup sejumlah pekerjaan fisik, mulai dari perbaikan kios hingga penataan drainase dan area parkir.
Kepala Dinas PUTR Kabupaten Kuningan, Putu Bagiasna, mengatakan revitalisasi ini direncanakan menyasar tujuh kios atau los pedagang.
“Revitalisasi kios-kios di lokasi depan RS Wijaya dianggarkan Rp300 juta,” ujar Putu saat dikonfirmasi, Jumat (25/9/2026).
Menurutnya, terdapat beberapa pekerjaan yang akan dilakukan dalam kegiatan itu. Di antaranya perbaikan tujuh kios atau los pedagang, penataan sekaligus perluasan area parkir bagian depan, serta penggantian beberapa rolling door.
Selain itu, PUTR juga akan melakukan penataan terhadap pedagang kaki lima (PKL) yang saat ini berada di bagian depan kawasan. Para PKL ini direncanakan direlokasi ke bagian belakang.
“Rencana perbaikan tujuh kios atau los pedagang, penataan atau perluasan parkir depan, beberapa pergantian rolling door, relokasi pedagang PKL di depan ke belakang, serta penataan drainase,” jelasnya.
Dalam rencana penataan ini, PUTR juga telah melakukan inventarisasi terhadap pedagang yang selama ini menempati kawasan tersebut. Tercatat terdapat sebanyak 19 pedagang.
Putu menyebutkan, konsep penempatan yang direncanakan yakni satu kios dapat ditempati oleh empat pedagang. Sementara untuk penempatan dan alokasi penyewa nantinya menjadi kewenangan Bidang Aset BPKAD Kabupaten Kuningan.
“Rencananya untuk 1 kios 4 Pedagang, inventarisasi pedagang ada 19 pedagang. Untuk penempatan dan alokasi penyewa oleh Bidang Aset BPKAD,” katanya.
Adapun penempatan pedagang direncanakan dilakukan setelah masa kontrak sebelumnya berakhir pada September 2026.
Sementara untuk pengerjaan fisiknya, kegiatan revitalisasi ditargetkan berlangsung selama 60 hari kalender. Dengan demikian, pekerjaan diharapkan dapat rampung pada akhir Oktober 2026.
“Rencana kegiatan 60 hari kalender, akhir Oktober diharapkan selesai,” pungkasnya. (didin)