Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kuningan Mass

Government

Ada 24 Orang Asing Tinggal di Kabupaten Kuningan

KUNINGAN (MASS) Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon, Kartana menyebutkan, orang asing yang ada di Kabupaten Kuningan total ada 24 orang.

“Dari jumlah tersebut, 10 orang sebagai TKA, 1 orang santri, dan 13 orang penggabungan keluarga,,” ujar Karyana Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) Kabupaten Kuningan, Kamis (3/6/2021), di Ruang Rapat Linggajati Kantor Setda Kuningan.

Acara rakor ini dibuka oleh Wabup Kuningan HM Ridho Suganda SH MSi. Rakor yang digelar Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imgrasi (TPI) Cirebon.

Selain wabup dan  Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI yang juga  Ketua Tim Pora Kabuapten Kuningan, turut dihadiri Kepala Kepala Bidang Inteldakim Kanwil Kemenkumham Jawa Barat, Kepala Badan Kesbangpol Kab.Kuningan Muhammad Budi Alimudin, Anggota Tim Pora Kuningan, serta sejumlah undangan lainnya.

Kartana mengatakan, melalui Rakor Tim Pora dapat meningkatkan sinergitas antara berbagai instansi pemerintah yang terkait dengan permasalahan dan pengawasan orang asing.

Sinergitas ini akan tercapai jika masing-masing instansi aktif mengambil peran dalam kegiatan pengawasan orang asing yang disesuaikan dengan tugas dan fungsi masing-masing, dan aktif berupaya meningkatkan intensitas komunikasi dan kolaborasi dalam berbagai kegiatan di lapangan.

“Adapun tujuan pelaksanaan rakor ini, adalah dalam rangka pembahasan dan penguatan Tim Pora Kabupaten Kuningan terkait pengawasan orang asing dan isu-isu aktual terkait orang asing yang berada di wilayah Kabupaten Kuningan,” tandasnya.

Sementaran Wabup Edo, dalam arahannya, menyampaikan apresiasi atas didelenggarakannya Rakor tersebut. Menurutnya, hal itu merupakan wujud keinginan bersama untuk dapat meningkatkan kualitas dan bersinergi antar instansi.

Tentu dalam hal pengawasan orang asing diwilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon, khususnya Kabupaten Kuningan.

“Diharapkan, ini menjadi langkah awal untuk dapat meningkatkan kualitas Dumber Daya Manusia yang baik terhadap penegakan kedaulatan negara melalui penegakan hukum dan pengawasan orang asing, terutama diwilayah kerja Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon,” tutur wabup.

Selanjutnya wabup mengemukakan, keberadaan orang asing yang melakukan beragam kegiatan diwilayah hukum Kabupaten Kuningan perlu mendapat perhatian semua pihak.

Karena menurut Wabup, Kuningan sebagai kabupaten wisata telah menarik minat wisatawan asing untuk berkunjung, ditambah adanya perusahaan dengan pekerja warga negara asing.

“Tapi mengawasinya jangan terlalu aktif, yang menimbulkan mereka tidak betah ditempat kita. Kita harus tetap menjadi tuan rumah yang baik dan ramah, tetapi juga tetap harus memantau mereka, terutama saat pandemi Covid-19 sekarang ini,” ujarnya.(agus)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terbaru

PAM

Bank Kuningan

PD

PKB

Advertisement
Advertisement
Print
Advertisement

You May Also Like

Government

KUNINGAN (MASS) – Membludaknya Kolam Jaring Apung (KJA) di Waduk Darma menjadi perhatian dan dalam kurun waktu 2 tahun kedepan akan berkurang karena akan...

Government

KUNINGAN (MASS)-  Meski terjadi kenaikan kasus, tapi kenaikan terbilang tidak tinggi. Sebagai bukti  untuk update tanggal 21 September kenaikan positif covid-19 hanya  genap orang....

Anything

KUNINGAN (MASS) – Deklarasi penolakan LGBT yang dilakukan elemen masyarakat dan beberapa LSM pada Minggu (19/9/2021) kemarin, didukung dan diapresiasi Gerakan Persaudaraan Islam Indonesia...

Headline

KUNINGAN (MASS) – Dikait-kaitkannya kasus ‘sapi pokir’ dengan kemunduran dirinya dari parlemen daerah, mendapat penjelasan langsung dari Deki Zaenal Mutaqin. “Saya senang dan bangga...

Advertisement