KUNINGAN (MASS) – Kebakaran pabrik triplek di Desa Kaliaren Kecamatan Cilimus, membuat geger banyak pihak, Sabtu (25/7/2026) siang tadi.
Insiden yang menimpa pabrik milik H Soeteji terletak di RT 08 RW 03 Blok Kliwon itu, menurut keterangan karyawan pabrik, Sandi kepada petugas, api pertama kali diketahui oleh salah satu karyawan dari salah satu saung penjemuran vinyr di sebelah selatan.
Dikarenakan banyak bahan mudah terbakar dan angin yang cukup kencang api menjalar ke saung penjemuran lainnya. Panik dan kian membesar, kejadian dilaporkan ke Damkar Kuningan.
Menerima laporan, Kepala Damkar Andri Arga Kusumah, menerjunkan anggotanya ke lokasi kejadian. “Dilakukan pemadaman dan pendinginan saung penjemuran vinyr oleh 10 anggota piket regu 3 menggunakan 2 unit randis pancar dalam waktu ± 1,5 jam,” ujarnya.
Pemadaman dan pendinginan oleh Damkar, dibantu oleh satu unit randis pancar dari Yonif TP 839/ Satria Abyakta dan anggota, Polsek Cilimus, Koramil Cilimus, Aparat desa, dan karyawan pabrik.
“Setelah melakukan pemadaman dan pendinginan, anggota melakukan pengumpulan bahan keterangan dan menanyakan saksi-saksi di lokasi. Diduga bahwa penyebab kebakaran berasal dari percikan api dari tempat pembakaran sampah/serbuk kayu, ” kata Andri Arga.
Adapun estimasi kerugian diperkirakan mencapai Rp 117 juta dengan rincian berikut:
MATERI
. Saung penjemuran 15 X @ Rp 3.000.000,- = Rp 45.000.000,-
. Bahan vinyr 45 m³ X @ Rp 1.600.000,- = Rp 72.000.000,-
Total kerugian
± Rp 117.000.000,-
Kebakaran, disebut-sebut menimbulkan kepanikan dan trauma bagi karyawan pabrik dan warga sekitar.
Diakui Damkar, dikarenakan tiupan angin yang cukup kencang, anggota harus sangat hati-hati melakukan pemadaman karena dikhawatirkan api menjalar ke bangunan maupun lahan di sekitar lokasi. (eki)